Dilecehkan Kepsek, Guru di Sampang Hendak Dimutasi Usai Lapor Polisi, Tegas Tak Akan Cabut Laporan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Holilah (tengah) bersama terduga korban lainnya saat melaporkan oknum Kepsek atas dugaan perbuatan pelecehan di Polres Sampang, pada (6/12/2023) lalu

"Ada salah persepsi sehingga ada pelaporan," katanya.

4 korban melapor ke Polres Sampang

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sampang, Aipda Sukardono membenarkan terkait laporan korban dugaan pencabulan.

Laporan disampaikan ke Polres Sampang pada Rabu (6/12/2023).

"Laporannya sudah kami terima. Ada 4 korban," ujar Sukardono saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (8/12/2023).

Sukardono menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan pelapor, tindakan pelecehan itu terjadi di sekolah. Ada pelecehan yang disampaikan dengan kata-kata, ada pula pelecehan fisik.

"Terlapor sering mencari kesempatan di sekolah dengan meraba-raba anggota tubuh sensitif wali murid perempuan. Sedangkan untuk guru, dilakukan dengan kata-kata," kata Sukardono.

Bahkan, ujar Sukardono, ada murid perempuan yang diajak ke ruang kerjanya untuk dilecehkan.

Modusnya, korban disuruh mengambil baju seragam anaknya.

Namun setelah tiba di dalam ruangan, korban dipepet ke tembok hingga menyebabkan korban ketakutan.

Diolah dari artikel TribunMadura.com danĀ Kompas.com