TRIBUNTRENDS.COM - Aina Aziz Lutfiani dibuat elus dada lihat reaksi ibunda D, karyawati yang ketahuan selingkuh dengan bosnya hingga dilabrak istri sah.
Sang ibu masih bisa membicarakan soal uang pesangon lantaran anaknya mengundurkan diri alias resign dari perusahaan.
Seperti diketahui, kasus perselingkuhan sekaligus perzinaan itu tengah viral di media sosial.
Korban Aina Aziz Lutfiani mengungkapkan seluruh kronologi kejadian di akun Instagramnya.
Sosok suami yang selingkuh dengan D itu bernama Sefria Hotman.
Baca juga: Selingkuh dengan Suami Bos, Pelakor Malah Dinikahi Kekasih, Si Cowok: Maaf Tak Bisa Jaga Pacar Saya
Mulanya D adalah sales di perusahaan yang dikelola Aina dan suaminya.
Aina berbaik hati menaikan jabatan D menjadi sales manager.
Namun saat bos perempuannya ini tengah hamil anak kedua, D malah berselingkuh dengan suami bosnya..
Peristiwa perselingkuhan tersebut terjadi di pertengahan 2022.
Setelah membongkar hubungan terlarang D dan suaminya, Aina lalu melabrak wanita muda tersebut.
Aina kemudian membawa D ke rumah orangtuanya.
Di rumah orang tua D kemudian diadakan pertemuan yang dihadiri oleh kekasih D, Aina, dan Sefria Hotman.
Dalam pertemuan itu D menulis surat permintaan maaf kepada Aina.
Ia juga berjanji tidak akan menjalin hubungan terlarang lagi dengan suami Aina.
Di dalam siaran livenya di Instagram, pada Rabu (29/11/2023), Aina mengatakan di hari itu ia langsung memecat D.
Siapa sangka, saat bertemu Aina ibunda D justru bertanya soal uang pesangon anaknya.
"Pas aku ke rumahnya ibunya nanya soal uang pesangon," ucap Aina.
"Dijawab sama anaknya sendiri 'ya enggak ma, aku kan resign',"
"Ibunya masih berharap uang, padahal anaknya sudah bercinta dengan suami aku," imbuhnya.
Baca juga: SOSOK Aina Aziz Lutfiana, Bos Cantik jadi Tersangka Gegara Labrak Pelakor, Punya 2 Perusahaan
Sekedar informasi, kasus perselingkuhan tersebut kembali viral di tahun 2023 setelah Aina dilaporkan D atas tuduhan penganiayaan berat.
Aina kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Penelusuran TribunTrends.com, ternyata tak cuma Aina yang dilaporkan oleh D.
D juga turut melaporkan ibunda, sahabat, dan adik Aina ke polisi.
"Si D yang jadi selingkuhan suamiku, dan menghancurkan mentalku disaat hamil, tapi juga dia yang laporin," tulis Aina.
Menurut Aina, D mau berdamai asal dirinya membayar Rp200 juta.
"Laporan yang buatku dimintain uang damai Rp200 juta," tulis Aina.
"Enggak aku kasih uangnya eh dijadikan tersangka. Kalian pikir aja maksud dari pelakor apaan?" imbuh Aina.
Aina Aziz Lutfiani lalu menegaskan dirinya tak pernah melakukan penganiayaan seperti yang dituduhkan oleh D.
Awal Mula Bongkar Perselingkuhan
Aina menceritakan saat awal membongkar perselingkuhan suami dengan karyawannya, Aina berniat membawa ke jalur hukum.
Namun niatan itu urung dilakukan.
"Si pelakor mohon-mohon gak dikasih tau ke orang tuanya. Aku mikir dan masih kasihan sama dia.
Okelah gak jadi aku laporin ke polisi," tulisnya.
Adapun perselingkuhan ini tercium ketika wanita itu cerita soal postingan suami Aina.
Baca juga: SUAMI Direbut Karyawan, Istri Sah Pilu Dipolisikan Jadi Tersangka, Ternyata Ini Senjata si Pelakor
"Suami pergi sama aku dan anak-anak, dia curhat sama atasanya dia gak sanggup sampai gerd kambuh, sampai bilang izin gak masuk.
Pelakor ini lenjeh banget sama suami aku," katanya.
Aina Aziz Lutfiani mengatakan suaminya bukan tipe laki-laki yang suka main perempuan.
Namun sejak kehadiran DNA di perusahaannya, sikap suami berubah drastis.
"Sejak pelakor ini ada dia jadi berubah, tiap hari bikin kopi, dia masak subuh-subuh terus dibawa ke kantor supaya suami aku makan," katanya.
Sementara Aina tahu betul kebiasaan sang suami karena perusahaan itu dirintis berdua dengannya.
Sejak ada hubungan gelap, sang suami justru sering kali emosi bila Aina datang ke kantor.
"Dia (suami) kerja di perusahaan yang kita bangun berdua, kegiatan bareng. tapi semenjak si Daffa ini masuk semua berubah, termasuk sikap dan perilaku suami aku. Yang tadinya gak pernah emosi, sekarang jadi emosi," katanya.
Kendati begitu, Aina pun merasa heran karena dirinya yang merupakan korban dalam skandal ini, justru dilaporkan ke polisi.
Dalam sebuah pernyataannya, Aina mengecam tindakan tersebut.
"Saya beberapa kali mengkonfirmasi dengan suami , kenapa malah saya yang dianggap sebagai tersangka?
Di sini saya adalah korban, kenapa malah saya yang disalahkan?" tambahnya.
Pengakuan Karyawan
Dalam pengakuan DNA saat ditemui oleh Aina, ia mengaku beberapa kali melakukan staycation bersama suami bosnya.
"Ini salah satu bukti video dari sekian banyak bukti yang aku punya, bukti pengakuan dari karyawan saya yang jadi pelakor (sudah di pecat secara tdk terhormat).
Divideo posisi saya lagi hamil mengetahui kalo ternyata perselingkuhan yg mereka lakukan sudah sampai check in di hotel (berzina) maaf kan nada suara saya yg tinggi karna saya sangat merasa kecewa dgn perbuatan daffa yg secara sadar tau kalo saya lagi hamil tapi mau jadi selingkuhan suami saya," tulis Aina.
Namun, bukannya mengakui kesalahannya, wanita itu justru memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.
Aina dituduh melakukan penganiayaan ketika melabrak selingkuhan suami.
"Di video ini ternyata daffa gak sepenuhnya jujur soal check in di hotel, dia bilang 2 kali padahal sudah lebih dari 8 kali mereka check in (ada bukti). Perempuan seperti ini yang akhirnya melaporkan saya ke polisi karna ga terima saya labrak.
Aina dilaporkan mantan karyawannya ke Polsek Bekasi Selatan, Jawa Barat.
Aina bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka, sementara suami dan mantan karyawannya itu menikah.
"Pelakor yang ngelaporin aku ke polisi padahal udah aku maafin, kemarin aku dijadikan tersangka, gak lama dia nikah," kata Aina di Instagramnya.
Tindakan yang dilaporkan oleh wanita berinisian DNA ini saat Aina melabrakn karyawannya, pada tanggal 9 Agustus 2022.
Saat itu Aina membawa DNA ke dalam mobil.
Ia kemudian melakukan perbincangan dengan nada tinggi.
Aina Aziz Lutfiani juga menyiram minuman seperti kopi ke tubuh DNA.
"Laporan si Daffa ini kasus penganiayaan berat," katanya.
"Ini surat panggilan untuk aku dimintain keterangan terkait laporan si pelakor atas tuduhan pasal 351, di situ juga tertulis kejadiannya (labrak pelakor, siram menyiram) terjadi di 9 Agustus, tapi dia baru bikin laporan di tanggal 15 Agustus.
Ada jangka waktu beberapa hari setelah kejadian dia baru lapor dan visum.
Kalian pikir sendiri aja kalau emang aku mukuli dia harusnya di saat itu juga dia langsung lapor aku," tulis Aina di Insta Story.
Selain itu dia juga membantah melabrak pelakor di pintu keluar tol Bekasi.
"Ini juga gak sesuai. Aku bisa membuktikan kalau aku gak ada sama sekali keluar Tol Bekasi Barat (aku pernah minta penyidik untuk kasih lihat CCTV tol tapi gak dikasih).
Dari sini aja udah aneh," kata Aina Aziz Lutfiani.
Pilih Rujuk dengan Suami
Suami Aina ternyata sudah dilaporkan olehnya, dan kini terancam di penjara.
Aina mengaku awalnya ia memang berniat untuk melaporkan suami dan karyawannya tersebut.
Namun saat itu, karyawannya memohon untuk tidak dilaporkan.
Aina yang merasa kasihan akhirnya luluh dengan permintaan karyawannya tersebut.
Namun tak disangka setelah Aina mencabut laporan itu, ia justru dilaporkan balik oleh karyawannya hingga ditetapkan tersangka.
"Sedari awal memang aku mau laporin mereka berdua ke poiis tapi si pelakor mohon-mohon akhirnya aku batalin, gak lama malah aku dapat surat panggilan polisi laporan pelakor," tutur Aina.
Kendati begitu, kini Aina akhirnya melaporkan balik suami dan karyawannya tersebut.
Meski begitu, sang suami ingin meminta rujuk kembali namun dengan syarat suami mau di penjara.
"Suami juga minta rujuk akhirnya aku mau rujuk dengan syarat dia mau aku penjarakan juga," jelas Aina.
"Ini buktinya yang bilang suamiku gak di apa-apain gak dihukum, sedang diproses kok. Setahun memang lama prosesnya," sambungnya.
Adapun alasan Aina memilih untuk kembai rujuk dengan suami karena masih banyak yang perlu di pikirkan termasuk anaknya.
"Aku mau rujuk karena anak dan banyak hal yang aku pikirkan tapi proses hukuman untuk suami dan pelakor tetap berjalan. Doain aja." tutupnya.
***
Artikel ini diolah dari TribunJakarta