2 Tahun Tinggal Bareng Jasad Fitriani yang Dicor, Suami Tak Betah, Anak Kerap Histeris, Rumah Dijual

Editor: ninda iswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suami Fitriani dua tahun tinggal bareng jasad istri yang dicor, kini gelisah dan tak betah, anak sering menangis histeris.

Menurut Subagyo, keputusan SH menjual rumah itu lantaran sudah tak kuat tinggal bersama jasad istri yang dikuburnya di lantai kamar.

"Selain membutuhkan uang, mungkin dia jual rumah itu dua bulan lalu juga karena sudah tidak kuat tinggal di rumah itu," terangnya.

Setelah pembunuhan itu, kata Subagyo, dua anak SH dan Fitriani yang masing-masing berusia 7 dan 5 tahun kerap menangis histeris tanpa sebab yang jelas.

Kedua bocah itu menangis di halaman rumah tempat jasad Fitriani dikuburkan.

Baca juga: Fitriani Tewas Dipukul Kayu oleh Suami 2 Tahun Lalu, Jasad Dicor, Ini Motifnya, Keluarga Tak Curiga

Fitriani (kanan) dan rumah yang jadi tempat jasadnya dicor (kiri). Simak Kisah Lengkap Fitriani Dibunuh Suami dan Jasadnya Tinggal Kerangka Dicor di Blitar. (kolase SURYA.co.id)

Penyidik Dalami Motif Asmara

Sementara itu, penyidik Polres Blitar Kota masih mendalami dugaan motif asmara dalam kasus pembunuhan yang dilakukan SH terhadap Fitriani.

Polisi berencana memeriksa kembali pria yang diduga menjadi selingkuhan Fitriani.

Demikian disampaikan Kapolres Blitar Kota, AKBP Danang Setiyo PS, melansir TribunJatim.com.

"Teman laki-laki (korban) sudah dimintai keterangan, kami berencana melakukan pemeriksaan tambahan untuk memperdalam adanya dugaan motif asmara dalam kasus itu," ujarnya, Jumat (24/11/2023).

Selain itu, pihak kepolisian juga akan memeriksa sejumlah saksi lagi dalam kasus tersebut.

"Kami juga koordinasi intens dengan Tim Labfor terkait kasus ini."

"Pembuktian kasus ini menggunakan metode scientific crime investigation," terangnya.

Kronologi Pembunuhan

Pembunuhan itu dilakukan oleh SH pada Oktober 2021.

SH menghabisi nyawa istrinya dengan cara memukul kepala bagian belakang korban menggunakan kayu.

Halaman
1234