Berita Kriminal

Lompat Jendela, Polisi Ringkus Pembesuk Tikam Pasien di RS Magelang, Sempat Berontak, Diduga ODGJ

Editor: ninda iswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi - Aksi heroik polisi ringkus pembesuk yang tikam pasien di RS Magelang, pelaku diduga gangguan jiwa.

TRIBUNTRENDS.COM - Aksi heroik dilakukan oleh seorang polisi yang menggagalkan percobaan pembunuhan.

Anggota Polres Magelang tersebut berhasil mengamankan pelaku yang ingin melakukan pembunuhan di sebuah rumah sakit di Mgaelang.

Seorang pria berkaus putih terlihat menganiaya pria lain di ruang rawat rumah sakit tersebut.

Pelaku menduduki korban dan terdapat ceceran darah di lantai dan dinding ruangan.

Tampak pihak rumah sakit mencoba meredam amarah pelaku dengan mengajaknya mengobrol.

Polisi kemudian mengendap-endap dari balik jendela yang berada di dekat pelaku.

Saat pelaku lengah, polisi lalu melompat ke arah pelaku untuk merebut senjata tajam yang dia bawa.

Baca juga: 6 Tahun Lalu Cerai, Wanita Syok Tak Sengaja Bertemu Mantan Suami Kini Jadi ODGJ, Langsung Nangis

Polisi bekuk pelaku percobaan pembunuhan di sebuah rumah sakit di Magelang

Video berdurasi 1 menit 30 detik itu menjadi viral setelah diunggah oleh akun Instagram @info.magelang_raya pada Sabtu (11/11/2023).

Hingga artikel ini ditulis, Senin (13/11/2023), video tersebut telah dilihat 25,7 ribu kali.

Kronologi

Pelaku berinisial JN (55) dan merupakan teman lama korban berinisial LL (67) yang tengah dirawat di RS swasta di Magelang.

Korban telah dirawat sejak 4 November 2023 hingga saat kejadian berlangsung.

JN berdalih membesuk korban, tetapi terjadi pertengkaran yang berujung penganiayaan pada Sabtu (11/11/2023) pagi.

Pelaku tak hanya menyasar LL karena satu anggota keluarga yang mendampingi korban berinisial EL (46) juga ditikam oleh pembesuk asal Pekanbaru itu.

Ketika mengetahui kejadian itu, pihak rumah sakit langsung meminta pertolongan polisi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakapolres Magelang Kota Kompol Budi Fajar Wisnugroho dalam keterangan resminya, Senin (13/11/2023).

"Pihak rumah sakit segera menghubungi polisi setelah kejadian," kata Budi, mengutip Kompas.com.

Seorang anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magelang Kota langsung menuju lokasi.

Setelah tiba di lokasi, Polres Magelang Kota dan didampingi pihak rumah sakit mencoba menenangkan pelaku.

Kemudian, anggota lain, yakni Brigadir Helmi Setyawan, mengendap-endap dari balik jendela di dekat pelaku.

Saat pelaku lengah, Brigadir Helmi langsung melompat dari jendela dan mengamankan pelaku.

Dia lalu mengamankan sebilah pisau yang dipakai JN untuk menganiaya korban.

"Brigadir Helmi dengan aksi heroiknya mengamankan pelaku maupun senjata tajam yang dibawanya, pelaku sempat berontak tapi dapat diamankan," kata Wakapolres.

Baca juga: COD Mobil Karyawan MRT Jadi Korban Pembunuhan di Cakung, Dieksekusi di dalam Mobil, Ini Kronologinya

Ilustrasi pelaku pembunuhan (freepik.com)

Pelaku diduga ODGJ

Kompol Budi mengatakan JN langsung diperiksa seusai ditangkap.

Dalam pemeriksaan awal, JN diduga mengalami gangguan jiwa karena sering bercerita mengenai hal-hal gaib.

Budiyuwono menuturkan dugaan tersebut dikuatkan oleh keterangan anak angkat terduga pelaku.

Ia menyebutkan JN pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.

Saat ini pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman terkait latar belakang kesehatan mental pelaku.

"Saat ini terduga pelaku sedang kita konsultasikan kepada dokter di rumah sakit jiwa Kota Magelang," ucap Wakapolres, dikutip dari TribunJogja.com.

Atas kejadian tersebut, kerabat korban EL mengalami luka pada lengan dan paha.

Sementara itu, pasien LL mengalami luka pada pelipis, lengan, dan punggung.

Kedua korban saat ini sedang menjalani perawatan intensif untuk pemulihan luka-luka yang mereka derita.

(Tribunnews)

 

Diolah dari artikel di Tribunnews.com