Berita Viral

Pengakuan Dokter Gadungan di Bandung Buka Praktik Aborsi, Belajar dari Google, Pandu Korban Via WA

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kasus Aborsi Ilegal yang memandu korbannya secara online, oleh dokter gadungan akhirnya terungkap oleh jajaran Polresta Bandung.

Menurut Dede, satu strip obat untuk aborsi yang ia jual berisi sepuluh butir.

"Per butirnya saya jual Rp 150 ribu," ujarnya. (lutfi ahmad mauludin)

Banyak korban berusia 20 tahun ke atas

Kasatnarkoba Polresta Bandung, Kompol Agus Susanto mengungkapkan pengakuan tersangka yang menyebut paling banyak korban berusia 20 tahun ke atas.

"Tapi tidak semua korbannya belum menikah, ada juga yang sudah menikah, tapi melakukan aborsi karena terlalu banyak anak," kata Agus.

Agus mengungkapkan, adapun kandungan korban yang dia aborsi dengan dipandu secara online dan meminum obat dari tersangaka, maksimal 4 bulan.

"Walau memang katanya sempat ada yang lebih dari usia kandungan empat bulan. Dari pengakuannya tak ada yang sampai meninggal dunia," ucapnya.

(Tribunjabar.id/Luthfi Ahmad Mauludin/Salma Dinda Regina)

Diolah dari artikel TribunJabar.id