Berita Kriminal

2 Warga Sikka Babak Belur, Diduga Dianiaya 2 Oknum Brimob, Dipicu Orang Mabuk 'Ada Miss Komunikasi'

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi penganiayaan. 2 warga Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga dianiaya dua oknum anggota Batalyon B Pelopor Maumere.

Istri pertama, kedua, dan ketiga berhasil kabur karena tidak kuat terhadap perlakuan AM. 

Istri keempat ini sampai meninggal dunia.

"Ini yang meninggal istri keempat, sisanya 3 istri sebelumnya itu pada berhasil pulang ada yang orang Cibeunying, Pamalayan dan Kabupaten Cilacap. 

Semuanya kabur karena dianiaya," pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan, warga Ciamis digegerkan karena seorang suami tega menganiaya istrinya hingga tewas.

Pelakunya pria berinisial AM (50), usai menganiaya istri TM hingga tewas, dia sempat mendatangi rumah Ketua RT setempat.

Dia datang ke rumah Ketua RT pada hari Minggu, 10 September 2023, sekitar pukul 05.00 WIB subuh.

Saat bertemu dengan Ketua RT, AM mengaku istrinya meninggal karena jatuh.

Kediaman AM saat melakukan KDRT terhadap istri hingga tewas.

Hal tersebut disampaikan oleh Herman, Ketua RT 06/03 Dusun Warung Wetan, Desa Imbanagara, Kabupaten Ciamis.

"Awalnya saya kedatangan Pak AM kira-kira jam lima subuh.

Dia mengajak saya untuk datang ke rumahnya, lalu saya ikut dan di sini (rumah pelaku) sudah ada kakak-kakaknya Pak AM, dan saat itu dia bilang bahwa istrinya meninggal dunia karena jatuh di kamar mandi," ucap Herman, Senin (11/9/2023).

Setelah itu, Herman melaporkan hal tersebut ke Kepala Dusun dan juga warga setempat.

Kemudian Kadus dan warga berdatangan, saat itu kondisi TM, korban yang meninggal dunia itu berada di tengah rumah dan tubuhnya sudah ditutupi oleh kain.

Herman tak sempat melihat luka memar pada tubuh korban karena hampir seluruh bagian tubuhnya sudah ditutupi kain.

"Pas saya datang ke sini juga tubuh korban sudah ditutupi oleh kain.

Halaman
1234