“Kami juga terus memberikan imbauan dan sosialisasi kepada seluruh sekolah terkait pencegahan bullying,” ujar Daryatno.
Kendati demikian Daryatno tidak membenarkan kasus penusukan ini.
“Seharusnya melaporkan kepada BK, apalagi inikan perbuatannya [bullying] sudah berlangsung sejak lama.
Tapi kita belum bisa memastikan bagaimana kronologi sebenarnya,” tandasnya.
(*)
Artikel ini diolah dari Tribunbengkulu.com