Berita Viral

Nena Ghoib Tim Staf Khusus Presiden yang Gelar Pernikahan Anjing Minta Maaf ke Pegiat Budaya Jawa

Editor: Galuh Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Nena Ghoib akhirnya minta maaf karena pernikahan anjingnya viral

TRIBUNTRENDS.COM - Nena Ghoib tim staf khusus presiden yang menggelar pernikahan anjing dengan budaya adat Jawa akhirnya minta maaf setelah menerima kecaman dari pegiat budaya Jawa.

Sebelumnya, Nena Ghoib viral lantaran menggelar pernikahan anjing dengan biaya mencapai Rp 200 juta.

Pernikahan sepasang anjing jenis Hulsky itu digelar memakai adat Jawa lengkap dengan pakaian, pagar ayu dan bagus, serta dekorasi khas pernikahan Jawa.

Hal ini rupanya memicu kritikan terutama dari pegiat budaya Jawa yang merasa apa yang dilakukan Nena Ghoib kurang pantas.

Nena Ghoib dan Valentina Chandra selaku 'orangtua' dari pasangan anjing yang menikah dianggap telah melecehkan budaya Jawa.

Menanggapi hal itu, Nena Ghoib dan Valentina Chandra akhirnya merilis surat berisi permintaan maaf.

Baca juga: Habis Ratusan Juta, Pernikahan Anjing Nena Ghoib Pakai Seserahan Emas dan Doorprize Mobil CRV Mini

Nena Ghoib akhirnya minta maaf karena pernikahan anjingnya viral (Instagram @nenaghoib)

Berikut surat permintaan maaf Nena dan Valen:

"Pertama-tama perkenalkan saya nena dan valen selaku penyelenggara acara dan mewakili seluruh pihak yang terlibat dengan ini kami menyatakan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dimasyarakat dengan terselenggaranya acara jojo & Luna.

Kami sangat menyesal dan memohon maaf sebesar-besarnya kepada para pegiat budaya jawa dan seluruh masyarakat Indonesia yang kurang berkenan dan tersakiti dengan acara ini.

Sedikit pun tidak ada niatan bagi kami untuk melecehkan atau tidak menghargai budaya Indonesia terutama budaya Jawa

Kami sangat berterima kasih juga karena telah diingatkan kembali untuk lebih memahami budaya tersebut

Kami berjanji untuk kedepannya tidak akan mengulangi lagi dan akan menjadi pembelajaran kami kedepankan, kami juga mohon maaf sebesar-besarnya keuskupan Agung Jakarta dan seluruh dan seluruh umat Katolik untuk berita pemberkatan hewan peliharaan yang disalahartikan oleh masyarakat sebenarnya yang terjadi hanyalah pet blessing/pemberkatan hewan yang seperti biasa dilakukan oleh gereja ditanggal 4 Oktober untuk memperingati St Fransiskus Asisi"

Terimakasih

Hormat kami

Nena & Valen,"

Baca juga: Orang Kaya Bebas! Pernikahan Dua Anjing Digelar Mewah, Usung Adat Jawa, Lengkap Ada Kembar Mayangnya

Halaman
123