Jenderal Hoegeng ternyata meminta petugas untuk memperlakukan cucunya sesuai dengan peraturan yang ada.
“Yang saya ingat, tulisannya begini, ‘Cucunda Rama genap berusia 17 tahun dan akan mengajukan permohonan untuk membuat SIM, untuk itu tolong berlakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku,’” ucapnya menerangkan.
Tak ada perlakuan istimewa sama sekali, Rama mengaku menjalani semua tahapan membuat SIM sampai sore hari.
“Jadi saya itu pulang tetap sore, tetap ikut antre, dan ikut semua tes,” ucapnya.
Sesampainya di rumah, cucu Jenderal Hoegeng itu ditanya oleh sang kakek, dan seusai menjelaskan proses membuat sim, dirinya diberi nasihat oleh sang kakek.
Baca juga: Apes! Polisi Dihukum Atasan, Gegara Masih Jomblo saat Kenaikan Pangkat, Santai Ditertawai Teman
“Ya begitu Ram, peraturan adalah peraturan, kamu harus tahu untuk mendapatkan sesuatu itu haru bersusah-susah dan bekerja agar apa yang kamu inginkan itu kamu bisa hargai dan kamu bisa rawat,” katanya mengungkapkan pernyataan Jenderal Hoengeng kala itu.
“Makanya, saya enggak pernah melanggar lalu lintas, takut saya,” ucap Rama.
Jenderal Hoegeng memang selalu dijadikan teladan lantaran sebagai simbol integritas aparat penegak hukum Indonesia.
Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur bahkan menyebut 'Hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia: Patung polisi, polisi tidur, dan Jenderal Hoegeng'.
Berikut ini daftar 5 pemenang Hoegeng Awards 2023:
Polisi Berdedikasi: Brigadir Fitriani Maisyara
Polisi Inovatif: Kombes Kusworo Wibowo
Polisi Pelindung Perempuan dan Anak: AKP Yuni Utami
Polisi Tapal Batas dan Pedalaman: AKP Makruf Suroto
Polisi Berintegritas: Kombes Darmanto
(Surya.co.id)
Diolah dari artikel Surya.co.id