N akhirnya menjalani pekerjaan sebagai ART walau berbeda dari perjanjian di awal.
"Menurut saya semuanya baik baik saja dan wajar saya akhir nya meneruskan saja job desk yang di berikan walau beda dengan perjanjian awal," ujar N.
Rihana Rihani mengajinya sebesar Rp 2,5 juta perbulan.
"Dengan gaji Rp 2,5 juta menurut saya kerjanya ringan dan tidak full mengurus ibu.
Baca juga: KELAKUAN Si Kembar Rihana-Rihani, Selain Lakukan Penipuan iPhone, Mereka Juga Bawa Lari Mobil Rental
Karena ibu full di rumah Grendwood," ucapnya.
Dari bulan April hingga September, Rihana Rihani tidak pernah telat membayar gaji wanita tersebut.
Namun semuanya berubah ketika memasuki bulan November.
Ia mengaku tak lagi menerima gaji, karena si kembar beralasan nomor rekeningnya diblokir.
Di bulan yang sama wanita tersebut mengalami peristiwa tidak menyenangkan.
Kakinya tak sengaja tersiram air panas saat hendak mengepel lantai.
Lalu bukannya diobati hingga sembuh, Rihana Rihani justru memulangkan ARTnya ke kampung halaman tanpa diberikan pesangon.
Si Kembar Masih Menebar Janji
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Henrikus Yossi mengatakan, pihaknya bakal menjemput paksa si kembar Rihana Rihani terkait kasus penipuan iPhone dan penggelapan mobil rental.
Pasalnya Rihana Rihani sudah dua kali mangkird dari panggilan polisi.
Alhasil, pihak kepolisian berencana untuk melakulan penjemputan paksa terhadap Rihana dan Rihani.