TRIBUNTRENDS.COM - Tabiat Viky, siswa SMA yang viral jalan kaki 16 km ternyata sempat membuat gurunya muak.
Bahkan saking muaknya, mantan guru Viky sampai mengatakan lelah mengurus siswa SMA viral tersebut.
Tak hanya itu, seorang guru yang lain juga merasa menyesal pernah membantu Viky.
Lantas seperti apa tabiat Viky saat bersekolah hingga membuat para guru seolah angkat tangan?
Baca juga: AKHIRNYA Muncul! Ibu Viky Nangis Diomongi Tetangga Punya Mobil & Motor: Sembarangan, Udah Digadai!
Seperti diketahui saat ini Viky bersekolah di SMK Daarun Nimah, Jalan Masjid Nurul Falah II No.49, RT 1 RW 3, Kelurahan Bojongsari Lama, Kecamatan Bojongsari, Depok.
Nekat jauh-jauh sekolah di Depok, Viky sempat mengurai alasannya saat diundang ke program televisi pagi-pagi ambyar Trans TV.
Di depan Dewi Perssik hingga Rian Ibram, Viky mengaku pindah sekolah dari Ciputat ke Depok karena tidak naik kelas.
Terkait alasannya tidak naik kelas, Viky mengurai penjelasan diwakili oleh Dani, TikTokers yang memviralkannya.
"Waktu covid kan harus sekolah online, kebetulan Viky enggak punya HP, jadi itu yang menyebabkan enggak naik kelas, karena dia enggak pernah sekolah online.
Jadi mau enggak mau kalau mau naik kelas harus pindah (sekolah)," pungkas Dani.
Baca juga: Anaknya Viral Jalan Kaki 16 Km, Ortu Viky Akhirnya Jujur, Ternyata Gengsi, Ngaku Ekonominya Sulit
Gurunya Capek Hadapi Viky
Terkait penjelasan Dani, guru Viky akhirnya buka suara.
Dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribun Jakarta, guru SMK Daarun Nimah membongkar fakta soal alasannya Viky tak naik kelas di sekolah lamanya.
Bukan gara-gara tak punya ponsel, Viky ternyata sering bolos di sekolah lamanya di Ciputat.
Tak cuma itu, sikap Viky juga kerap membuat gurunya kewalahan.