Kamar kerjanya ada di lantai dua markas tersebut.
Selama setahun, Junya Watanabe menggelar 4 pertunjukan fashion di Paris.
Junya Watanabe sering menggunakan istilah 'monozukuri' untuk mendeskripsikan karyanya.
Sama seperti Rei Kawakubo sang mentor, Junya Watanabe fokus membuat pakaian inovatif dan berbeda.
Junya Watanabe tertarik pada bahan sintetis berteknologi tinggi dan kain yang ditemukan pada koleksi spring/summer 2001.
Namun Junya Watanabe juga menggunakan bahan yang lebih tradisional seperti katun dari koleksi spring/summer 2003.
Junya Watanabe juga terinspirasi dari karya-karya Pierre Cardin dan Issey Miyake.
(TribunTrends.com/ Suli Hanna)