Breaking News:

Demo Buruh

Detik-Detik Terakhir Abay: Staf DPRD Makassar yang Gugur di Lautan Api, Pamit Lewat Pesan WhatsApp

Gedung DPRD Kota Makassar terbakar, satu nyawa berharga ikut terenggut: Muhammad Akbar Basri, atau yang akrab disapa Abay, begini kisahnya.

Editor: jonisetiawan
Kolase TribunTrends/Instagram Abay
STAF DPRD MAKASSAR - Gedung DPRD Kota Makassar terbakar pada Jumat, 29 Agustus 2025, satu nyawa berharga ikut terenggut: Muhammad Akbar Basri, atau yang akrab disapa Abay. 

Pukul 01.16 WITA, kabar duka itu menyebar: Abay telah tiada. Tubuhnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dan dievakuasi dalam kantong jenazah oranye oleh BPBD.

Ia tak sendiri seorang staf perempuan bernama Sarinawati (26) juga ikut menjadi korban.

GEDUNG DPRD DIBAKAR - Kantor DPRD Makassar dibakar massa demonstran, Jumat (29/8/2025) malam.
GEDUNG DPRD DIBAKAR - Kantor DPRD Makassar dibakar massa demonstran, Jumat (29/8/2025) malam. (Tribun Timur)

Sosok Bersahaja, Sahabat Semua Kalangan

Abay dikenal sebagai pribadi yang ulet dan ringan tangan. Ia bukan hanya fotografer biasa ia adalah rekan, sahabat, dan mitra bagi para legislator, jurnalis, serta kolega di DPRD.

Senyumnya khas, kerjanya cekatan, dan kehadirannya selalu dinanti saat agenda-agenda penting berlangsung.

Bahkan Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi alias Cicu, mengenang kedekatannya dengan Abay lewat unggahan penuh duka di Instagram:

"Abay adekuu saya bersaksi beliau orang baik... Di setiap waktu lowongnya dia pasti ikut mendampingi beberapa agenda saya, bahkan terakhir sebelum meninggal, sore hari Abay masih ikut di kegiatan saya didapil sebelum akhirnya kembali ke DPRD kota untuk menjalankan tugasnya sebagai humas di kegiatan paripurna... Bay sedihku de, surga tempatmu."

Abay bukan hanya pekerja di balik lensa. Ia juga ikut dalam tim pemenangan Cicu saat kampanye 2024. Kesetiaan dan dedikasinya mengiringinya hingga akhir hayat.

Baca juga: Saksi Bisu Detik-Detik Akhir Hidup Affan: Jaket Ojol Robek, Sepatu Lusuh, Keadilan Masih Ditunggu

Suara Hati Seorang Abay: Antara Nurani dan Kebenaran

Beberapa hari sebelum tragedi, Abay menyuarakan dukungannya terhadap driver ojek online, Affan Kurniawan, yang tewas usai terlindas kendaraan taktis Brimob saat unjuk rasa di DPR RI.

Di Instagram dan WhatsApp story-nya, Abay menulis dengan nada getir:

"Hari-hari ini, menyuarakan suara, jadi begitu berisiko karena banyak orang takut akan kebenaran.

Kebenaran mengancam jabatan, posisi, kedudukan, power, dan kekuasaan sehingga mereka rela melakukan apapun agar yang menyuarakan suara dapat diam."

Lalu ia unggah foto dirinya dalam nuansa hitam putih dengan caption yang menggugah:

"Punya keluarga, sahabat dan kerabat polisi seharusnya tidak membuat kita menutup hati nurani dan membenarkan tindakan aparat tersebut. Terlepas dari isu utama yang sedang dikawal."

Halaman
123
Tags:
AbayDPRD MakassarWhatsApp
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved