Breaking News:

Sosok

Sosok Veronica Yulis Istri Mantan Panglima TNI Yudo Margono, Karir di Polri Bagus Saat Suami Pensiun

Sosok Veronica Yulis Prihayati, istri Mantan Panglima TNI Yudo Margono, karir di Polri bagus saat suami pensiun.

Editor: Agung Santoso
Dok Pribadi
KARIER BAGUS - AKBP Veronica Yulis Prihayati bersama dengan Panglima TNI, Yudo Margono dalam sebuah acara talk show di Kompas TV. Kini AKBP Veronica bertugas di Mabes Polri. 

Sosok Veronica Yulis Prihayati, istri Mantan Panglima TNI Yudo Margono, karir di Polri bagus saat suami pensiun.

TRIBUNTRENDS.COM - Veronica Yulis Prihayati, seorang wanita yang lahir di Yogyakarta dan besar di Kertosono, memiliki perjalanan hidup yang tak biasa. Sebagai seorang perempuan, istri, dan ibu, dia menghadapi tantangan yang tidak sedikit dalam menjalani kariernya di kepolisian.

Di tengah peran besarnya sebagai Kepala Bidang Humas Mabes Polri Jakarta, dia juga harus menyesuaikan diri dengan kehidupan sebagai istri dari Laksamana Yudo Margono, yang baru saja tidak lagi menjabat sebagai Panglima TNI.

Veronica memahami benar betapa pentingnya menjaga keseimbangan antara peran profesional dan keluarga. Dalam setiap kesempatan, dia selalu menekankan pentingnya bagi istri seorang perwira TNI untuk tidak mencampuri urusan kedinasan suami.

Baginya, penyesuaian diri dan mental yang kuat adalah kunci untuk bisa menjalani kehidupan bersama suami yang memiliki tanggung jawab besar di institusi militer.

Namun, bukan hanya itu yang membuat Veronica menjadi sosok yang dihormati. Sebagai seorang ibu dari tiga putra—Novendi Wira Yoga, Ditya Wira Adibrata, dan Noval Wira Abiyuda—dan seorang nenek yang penuh kasih sayang terhadap cucunya, Jasmine, Veronica memandang kehidupannya sebagai sebuah perjalanan penuh tanggung jawab.

Dia tidak hanya fokus pada karier, tetapi juga pada bagaimana memberikan contoh baik kepada keluarga, terutama dalam hal kehidupan yang bijaksana dan bertanggung jawab.

Veronica selalu mengingatkan sesama istri perwira agar tidak tergoda dengan gaya hidup hedonis. Sebagai wanita yang bijak, dia selalu mengingatkan pentingnya untuk memahami batasan ekonomi suami dan hidup dengan sederhana namun bermakna.

Selain itu, dia juga tidak pernah lupa untuk mengingatkan agar bijak dalam bermedia sosial, menjaga nama baik keluarga, dan juga TNI AL.

Menapaki kariernya di dunia kepolisian, Veronica bukan hanya seorang polwan biasa.

Dia memulai kariernya dari Bintara Polri pada 1998 dan melanjutkan jenjang ke Perwira pada 2004. Baru pada 2022, dia meraih jenjang pendidikan Sespimen Polri, membuktikan bahwa tekad dan semangatnya untuk terus belajar tidak pernah padam.

Veronica Yulis Prihayati adalah contoh nyata bagaimana seorang wanita bisa menyeimbangkan karier, keluarga, dan peran sosialnya dengan bijaksana, memberikan inspirasi bagi banyak orang di sekitarnya.

Istri Eks Panglima Yudo Margono 

Veronica telah menikah dengan Laksamana Yudo selama 31 tahun, tepatnya mereka menikah pada 21 Oktober 1991. 

Siapa sangka, keduanya sebelumnya tidak pernah berpacaran.

Sebelum menikah, Yudo bahkan mendatangi orang tua Vero terlebih dahulu untuk menyatakan keseriusannya.

"Kalau ingin memenangkan anaknya kan harus orang tuanya dulu," ujar Yudo dalam sebuah acara.

Setelah itu, Yudo mulai melamar Vero dengan memberikan kue yang diselipkan cincin.

Kebetulan saat itu merupakan hari ulang tahun Vero, di situlah Yudo mulai mengajaknya untuk menikah.
Lamaran Yudo itu pun akhirnya diterima oleh Vero.

Kini, usia pernikahan mereka telah 33 tahun dan dikaruniai tiga orang anak. 

Yudo Margono Pamerkan sang Istri Veronica Yulis yang Anggota Polri

Dalam fit and proper test bersama Komisi I DPR, Yudo Margono sempat menyinggung soal pentingnya sinergitas antara TNI dengan komponen pertahanan keamanan negara lainnya, termasuk Polri.

Yudo kemudian memamerkan fotonya bersama sang istri AKBP Veronica Yulis Prihayati yang merupakan anggota Polri.

KSAL menyebut bahwa fotonya bersama Veronica Yulis adalah foto sinergitas TNI dan Polri.

"Mohon izin, Ibu, Bapak, ini ada foto sinergitas TNI dan Polri. Jadi saya kira tidak perlu diragukan lagi, Pak, karena sejak tahun 1991 kami sudah bersinergi," kata Yudo, dilansir tayangan Breaking News Kompas TV, Jumat (2/12/2022).

Lebih lanjut Yudo menyebut jika sinergitas TNI-Polri ini sebenarnya baru digaungkan sejak tahun 2015.

Namun ia  sudah lebih dulu melakukan sinergitas dengan Polri pada tahun 1991, karena menikahi Veronica Yulis yang merupakan anggota Polri.

"Waktu itu saya sudah menyampaikan, sudah men-declare bahwa saya sudah solid. Loh, kenapa Pak Yudo kok solid? Ini Istri saya saja Polri, Pak," canda Yudo yang diikuti gelak tawa para anggota DPR.

Profil Laksamana Yudo Margono

Sementara itu, Laksamana Yudo Margono berasal dari Madiun, Jawa Timur. 

Ia lahir pada 26 November 1965 atau saat ini berusia 57 tahun. 

Yudo Margono menjabat sebagai KSAL sejak 20 Mei 2020.

Sebelumnya, ia menduduki posisi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I. 

Dikutip dari TribunnewsWiki, Yudo Margono merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXIII/1988.

Pada tahun itu juga, ia secara resmi mengawali karier di dunia militer dengan dipercaya sebagai Asisten perwira divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI YNS 332.

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. Setelah dilantik oleh Presiden Jokowi, Yudo Margono sudah memiliki agenda pertama. KKB Papua jadi sasaran.
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. Setelah dilantik oleh Presiden Jokowi, Yudo Margono sudah memiliki agenda pertama. KKB Papua jadi sasaran. (Kompas.com)

Rekam jejaknya semakin mentereng ketika dirinya ditugaskan menjadi Kadep Ops KRI Ki Hajar Dewantara 364 dan Palaksa KRI Fatahillah 361.

Kesuksesan tersebut kemudian membawanya menjadi Komandan KRI Pandrong 801, KRI Sutanto 877, hingga KRI Ahmad Yani 351.

Berkat ketangkasannya menjawab kepercayaan tersebut, Yudo Margono kemudian dipercaya sebagai Komandan Lanal Tual pada 2004-2008.

Kemudian dilanjutkan sebagai Komandan Lanal Sorong pada 2008–2010.

Dari jabatan tersebut, Yudo Margono kembali mencatatkan tinta emasnya.

Ia kembali mendapat tugas besar dengan menduduki posisi Komandan Satkat Koarmatim pada 2010–2011.

Singkatnya ia dipercaya menjadi Pangkogabwilhan I pada 2019.

Posisi tersebut semakin melambungkan namanya karena keberhasilannya mengemban tanggungjawabnya.

Mulai dari pengusiran kapal asing di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Kepulauan Riau.

Termasuk pemulangan WNI dari Wuhan, China hingga memimpin operasi penanganan pasien virus corona di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.

Ia kemudian diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Laut ke-27 sejak tanggal 20 Mei 2020.

Bila Yudo Margono lolos dalam fit and proper test, maka ia akan menjadi KSAL pertama yang menjabat sebagai Panglima TNI selama masa pemerintahan Jokowi.

Sekaligus KSAL ketiga yang mengemban jabatan sebagai Panglima TNI.

(Diolah dari artikel Tribun Timur  )

Tags:
Yudo MargonoPolriPanglima TNI
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved