Selebrita
Penyebab Novi Citra Sukatani Dipecat, Polda Jateng Diduga Surati Sekolah, Polri Diminta Sanksi Oknum
Polda Jateng diduga surati sekolah hingga Novi Citra vokalis band Sukatani dipecat, anggota DPR minta Divpropam Polri sanksi oknum yang terlibat.
Editor: ninda iswara
TRIBUNTRENDS.COM - Fakta baru terkait dugaan intimidasi terhadap band Sukatani kembali terkuak.
Kali ini muncul dugaan penyebab Novi Citra Indriyati vokalis Sukatani dipecat sebagai guru.
Band Sukatani diduga diintimidasi oleh oknum dari Polda Jateng.
Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai NasDem Rudianto Lallo, mendukung Divisi Propam Mabes Polri memeriksa oknum personel Subdit I Ditressiber yang diduga melakukan intimidasi kepada personel Band Sukatani.
Baca juga: Kepsek Tak Tahu Novi Citra jadi Vokalis Band Sukatani, Tahu dari YouTube, Kaget: Gini ya Tampilannya
Rudi mendorong Divpropam Polri agar memberikan sanksi tegas kepada oknum-oknum tersebut.
"Semua oknum yang diduga terlibat melakukan intimidasi harus ditindak dan diberikan sanksi tegas. Proses pemeriksaannya juga harus transparan," kata Rudi kepada wartawan, Selasa (25/2/2025).
Rudi menegaskan, Komisi III DPR sebagai mitra kerja Polri tentu akan terus mengingatkan Polri untuk tetap terbuka, dan tidak bersikap represif jika ada kritik dari masyarakat termasuk dari kalangan musisi atau seniman atau grup band.
Rudi pun menyayangkan sikap Polda Jawa Tengah melalui oknum personel Subdit I Ditressiber yang melakukan klaBifikasi atau permintaan keterangan kepada dua personel Band Sukatani yaitu Syifa Al Lufti alias Alectroguy dan Novi Citra alias Twister Angel.
"Seharusnya Polda Jawa Tengah tidak serta merta bersikap represif, apalagi diduga cenderung bersikap intimidatif kepada dua personel Band Sukatani, sehingga mereka minta maaf dan menarik lagu 'Bayar Bayar Bayar' dari semua platform," ujarnya.
"Bahkan, Novi Citra yang berprofesi sebagai guru itu dipecat dengan dugaan akibat ada surat dari pihak Polda Jawa Tengah ke pihak sekolah. Cara-cara represif dan intimidatif seperti ini tidak boleh lagi terus terulang," imbuh Rudi.
Di sisi lain, Rudianto memuji sikap arif yang ditunjukkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait dengan lagu "Bayar Bayar Bayar" yang dilantunkan Band Sukatani.
"Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menunjukkan sikap arif dan bijaksana dalam menyikapi lagu 'Bayar Bayar Bayar' karya grup Band Sukatani, di mana lirik lagu tersebut berisi kritik yang sangat tajam terhadap polisi. Saya salut dengan sikap Kapolri," kata Rudianto.
Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Nasdem di Komisi III DPR ini menekankan, seluruh Polda beserta jajaran di bawahnya dan para personel Polri haruslah mencontoh dan meneladani sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menyikapi kritik apapun bentuknya.
Menurut Rudi, tidak boleh ada lagi Polda atau pejabat atau personel Polri yang antikritik.
"Sikap arif dan bijaksana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menyikapi kritik harus jadi contoh, harus diteladani semua personel dan unit di Polri dari level Mabes Polri sampai level terendah di Polsek," ujarnya.
Baca juga: Pihak Label soal Penarikan Lagu Bayar Bayar Bayar, Nego dengan Polda Jateng: Bukan Kehendak Sukatani

Sumber: Tribunnews.com
Satu Kata Ridwan Kamil Setelah Nama Baiknya Pulih, Tangisan Lisa Mariana Dibalas Ucapan Syukur |
![]() |
---|
Bukan Selingkuh, Kelakuan Doris Setiawan Ini Bikin Lisa Mariana Jengah, Suami Minggat dari Rumah |
![]() |
---|
Belum Resmi Cerai, Lisa Mariana Spill Sudah Ada Gebetan Baru, Apa Pekerjaannya? |
![]() |
---|
Bukan karena Ridwan Kamil, Ini Alasan Rumah Tangga Lisa Mariana dan Doris Setiawan di Ujung Tanduk |
![]() |
---|
Tanggapan Ridwan Kamil Soal Lisa Mariana yang Minta Tes DNA Ulang di Singapura: 'Cari Sensasi' |
![]() |
---|