Breaking News:

Barry Beagen

Profil Barry Beagen, Founder Koin Jagat Dipanggil Komdigi, Minta Maaf: Alumni Kampus Amerika Serikat

Inilah profil dan rekam jejak dari Barry Beagen, founder aplikasi Koin Jagat yang sempat viral.

Editor: Dika Pradana
Net / Instagram
Profil dan rekam jejak dari Barry Beagen, founder aplikasi Koin Jagat yang sempat viral. 

Wakil Menteri Komdigi, Angga Raka Prabowo mengaku telah menerima laporan aktivitas "Berburu Koin Jagat" menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan fasilitas umum di berbagai daerah Indonesia.

"Oleh karena itu, kami berkomunikasi dengan pihak Jagat untuk mendapatkan keterangan dan juga mendorong pengembangan dan penggunaan platform digital yang berdampak positif ke masyarakat,” ujarnya, dikutip dari laman Komdigi, Kamis (16/1/2025).

Angga Prabowo mengingatkan pembuat dan pengembang platform digital agar turut aktif menciptakan platform digital yang berdampak positif dan mengedukasi masyarakat.

Angga Prabowo mengingatkan pembuat dan pengembang aplikasi agar menciptakan platform digital yang berdampak positif, mengedukasi masyarakat, serta memperhatikan norma dan nilai hukum.

Jika penyelenggara platform digital tidak mematuhi peraturan yang berlaku, mereka dapat dikenai sanksi sesuai Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2019.

Atas pemanggilan tersebut, Co-Founder Jagat Barry Beagen memohon maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan oleh "Koin Jagat". Dia pun mengapresiasi arahan dari Komdigi.

“Berdasarkan diskusi yang konstruktif dengan Komdigi, kami akan mengubah format Coin Hunt menjadi 'Misi Jagat' untuk mendorong pengguna berkontribusi positif bagi ruang publik dan fasilitas umum,” ujarnya, sebagaimana tertuang dalam publikasi Komdigi.

Perubahan format permainan dalam aplikasi Jagat akan terlaksana dalam waktu tiga hari ke depan.

Melalui "Misi Jagat", pihaknya akan mendorong pengguna melakukan perbaikan ruang publik terlebih dahulu. Selama periode ini, tidak akan ada koin yang bisa diburu dalam aplikasi Jagat.

Barry menambahkan, Jagat akan membuat kanal resmi bagi pemerintah, pengelola, dan masyarakat umum untuk memonitor dan melaporkan temuan kerusakan fasilitas publik akibat kegiatan ‘Berburu Koin’ di aplikasi tersebut.

Dia juga memastikan koin-koin yang berada di daerah rawan akan segera dihapus dari aplikasi Jagat.

Selain itu, "Koin Jagat" tidak akan muncul dalam bentuk tertanam, tenggelam, tersembunyi di balik tempat yang harus dibuka paksa, serta di area yang terlarang dimasuki.

"Dengan lebih dari 1 juta pengguna aktif di Indonesia dan 200 ribu pengguna baru setiap harinya, kami percaya 'Misi Jagat' akan meningkatkan kualitas ruang publik khususnya melalui partisipasi aktif generasi muda,” ungkap Barry Beagen.

(TribunTrends.com/Kompas.com/Erwina Rachmi Puspapertiwi)

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Tags:
Barry Beagenkoin jagatKomdigiAmerika Serikat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved