Berita Viral
Teka-teki Pagar Bambu 30,6 Km di Perairan Tangerang, Siapa & Kapan yang Memasang? Nelayan Terancam
Keberadaaan pagar bambu di perairan Kabupaten Tangerang, Banten hingga kini masih menyisakan teka-teki.
Editor: Dika Pradana
TRIBUNTRENDS.COM - Keberadaaan pagar bambu di perairan Kabupaten Tangerang, Banten hingga kini masih menyisakan teka-teki.
Belum diketahui, apakah pagar bambu yang membentang di perairan Tangerang tersebut ilegal atau legal.
Hingga kini tak sedikit pihak yang mulai mencari tahu siapa pihak yang berada di balik pemasangannya.
Pasalnya, keberadaan pagar bambu tersebut bisa saja mengancam nelayan di sekitar perairan Tangerang.
Diketahui, pagar laut tersebut memiliki panjang 30,16 kilometer, terpasang di perairan Desa Muncung hingga Desa Pakuhaji.
Hingga kini, pagar bambu tersebut masih diselimuti tanda tanya.
Baca juga: Teka-teki Kematian Ajeng Mahasiswi UPI Bandung di Gymnasium, Hidung Bercururan Darah, Kaki Patah
Bentuk dan struktur pagar laut ini
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten, Eli Susiyanti menjelaskan, pagar tersebut terbuat dari bambu atau cerucuk dengan ketinggian rata-rata 6 meter.
Struktur ini diperkuat dengan anyaman bambu, paranet, dan pemberat berupa karung berisi pasir.
"Kemudian di dalam area pagar laut itu juga dibuat kotak-kotak yang bentuknya lebih sederhana dari pagar laut itu sendiri," kata Eli, dikutip dari Antara.
Tidak hanya satu lapisan, pagar ini ternyata dibuat berlapis-lapis dengan jarak pintu setiap 400 meter yang dapat dilewati perahu.
Namun, di dalamnya, masih terdapat lapisan pagar tambahan yang membentuk pola seperti labirin.
"Saya naik kapal, keliling, jadi itu (pagar bambu) bukan satu lapis, tapi berlapis-lapis. Untuk apa? Kita belum bisa mengidentifikasi karena beragam informasinya," ujar Kepala Perwakilan Ombudsman RI Wilayah Banten, Fadli Afriadi, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (8/1/2025).
Baca juga: 5 Fakta Remaja Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus, Ditikam Tengah Malam, Ibu Lari Panjat Pagar
Sosok yang Memasang Pagar Laut
Pemasangan pagar laut ini diduga telah berlangsung selama enam bulan terakhir.
Sumber: Kompas.com
| Gantikan Danke Rajagukguk, Herlangga Wisnu Tak Punya Mobil Meski Harta Miliaran? Intip LHKPN-nya |
|
|---|
| Kajari Karo Danke Rajagukguk Diganti Pasca Kasus Amsal Sitepu, Intel Kejati Sumut Ambil Alih Jabatan |
|
|---|
| Bos Grosir di Bulukumba Bongkar Perselingkuhan Suami dan Karyawan, Pelaku Pilih Sumpah di Masjid |
|
|---|
| Kronologi Lengkap Sejumlah Preman Keroyok Ayah Pengantin di Purwakarta, Kabur Saat Korban Meninggal |
|
|---|
| Intel Kejagung Turun Tangan! Danke Rajagukguk Terancam Sanksi Jika Terbukti Main Mata Kasus Amsal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Keberadaaan-pagar-bambu-di-perairan-K.jpg)