Breaking News:

Berita Viral

Tak Lulus Ujian Skripsi, Mahasiswa di China Ini Ngamuk, Nekat Bunuh 8 Orang dan Lukai 17 Orang

Aksi brutal seorang mahasiswa di China yang menggemparkan publik, nekat membunuh delapan orang dan 17 orang lainnya terluka gegara gagal lulus ujian

Thinkstockphotos
Aksi brutal seorang mahasiswa di China yang menggemparkan publik, nekat membunuh delapan orang dan 17 orang lainnya terluka gegara gagal lulus ujian skripsi 

Ibu Tiri Bunuh Anak Sambung di Pontianak Sempat Curhat ke Dukun, Ibu Kandung Bongkar Isi Percakapan

Iftahurrahman ibu tiri yang bunuh anak sambungnya di Pontianak, Kalimantan Barat sempat curhat ke dukun ketika melakukan aksi kejinya.

Diberitakan sebelumnya, Iftahurrahman adalah pelaku pembunuhan bocah bernama Ahmad Nizam Alfahri (6).

Mama muda berusia 24 tahun itu rupanya sempat kebingungan ketika melihat Nizam sudah tak berdaya.

Seperti diketahui, jasad bocah SD tersebut ditemukan di dalam sebuah karung di belakang rumah ibu tiri dan ayah kandungnya yang berlokasi di Peristiwa mengerikan ini terjadi di Komplek Purnama Agung 7, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Usut punya usut rupanya korban tewas dihabisi ibu tirinya sendiri dengan cara keji.

Ibu kandung korban, Tiwi tak terima jika anak kandungnya dibunuh dengan cara keji oleh istri dari mantan suaminya.

Baca juga: Sosok Tiwi, Ibu Kandung Bocah 6 Tahun yang Dibunuh Ibu Tiri, Meratap Pilu: Sesalah Apa Anak Saya?

Sosok Nizam bocah yang dibunuh ibu tirinya
Sosok Nizam bocah yang dibunuh ibu tirinya (YouTube Tribun Sumsel)

"Saya enggak rela, saya menuntut seadil-adilnya. Saya sedih, yang tersisa di hati saya ini cuma rasa untuk membalas, berjuang untuk anak saya. Gimana caranya tersangka dapat vonis maksimal hingga dapat hukuman mati," imbuh Tiwi.

Tiwi pun menyerahkan bukti baru ke polisi agar pelaku mendapat hukuman berat.

Menurut Tiwi, pelaku sepat melakukan penggilan telepon kepada seorang dukun.

"Ada percakapan tersangka sama dukun. Jadi pada saat Nizam sudah kolaps seperti itu, dia (pelaku) menghubungi dukun.

Jadi si tersangka menghubungi dukun untuk meminta saran kepada dukun itu bagaimana Nizam harusnya," kata dia saat diwawancara Denny Sumargo.

Menurutnya, diduga saat itu sang ibu tiri panik sehingga menghubungi seorang dukun.

"Pada saat Nizam itu sudah kayak gitu, dalam keadaan entah meninggal atau sudah tidak sadarkan diri. Dia (pelaku) panik, dia menghubungi dukun. Nah dukun itu pada saat dia (pelaku) menghubungi itu dia (dukun) merekam," kata Tiwi.

Namun, saa itu sang dukun melaah meminta tersangka Ifta untuk melapor ke polisi atau ke pengurus RT setempat.

Halaman
1234
Tags:
berita viral hari inimahasiswaChina
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved