Breaking News:

Bos Bank BUMN Tewas

Mahasiswa dalam Mobil Maut Ilham Pradipta: Tak Tahu Target, Hanya Dengar Salam dari Sang Bos Besar

Revinando Aquinas, mahasiswa jadi salah satu tersangka yang ikut terlibat penculikan Kepala Cabang Bank BUMN, begini pengakuannya.

Editor: jonisetiawan
Kolase Kompas TV, istimewa
PENCULIKAN KACAB BANK - Foto TKP temuan mayat dan CCTV penculikan. Dugaan penyebab kematian kepala cabang bank BUMN Mohammad Ilham Pradipta yang diculik mulai terjawab, Jumat (22/8/2025). Revinando Aquinas, salah satu mahasiswa jadi tersangka yang ikut terlibat penculikan Kepala Cabang Bank BUMN, begini pengakuannya. 

TRIBUNTRENDS.COM - Di balik penculikan dan kematian tragis Kepala Cabang Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta, muncul sisi lain yang memperlihatkan rumitnya jejaring pelaku.

Salah satu tersangka yang ikut terlibat justru mengaku tak memahami rencana besar di balik aksi kriminal ini.

Ia hanyalah "pemain cadangan" yang ditempatkan di posisi belakang, dalam arti yang sesungguhnya dan metaforis.

Adalah Revinando Aquinas, mahasiswa yang baru dua minggu menetap di Cipayung, Jakarta.

Ia masih kerabat dari RW alias Eras, salah satu eksekutor penculikan. Menurut kuasa hukumnya, Revinando tidak pernah tahu bahwa ia akan terlibat dalam penculikan yang berujung maut tersebut.

Baca juga: Kejanggalan Demi Kejanggalan: Penculikan Kacab Bank BUMN Tak Masuk Akal, Pakar Terheran-heran

"Posisi klien saya dia ada di belakang, dia di dalam mobil. 

Dalam mobil itu kan tidak ditempatkan kursi belakang sebagaimana mobil seperti biasanya," ujar Maksimus Hasman, kuasa hukum Revinando.

"Gak dikasih tahu, intinya kamu di belakang. Klien saya gak ngerti apa-apa terkait dengan skenario ini," tambahnya, seperti dikutip dari YouTube Sindonews.

Dari Minimarket ke Mobil Tanpa Kursi: Titik Balik Revinando

Pertemuan pertamanya dengan sosok berinisial F, yang disebut sebagai pemberi perintah, hanya berujung pada tugas ringan membeli lakban, rokok, dan handuk di minimarket. 

Namun dari sana, perlahan, kenyataan mulai terkuak di dalam mobil. Revinando mendengar sendiri isi percakapan yang menyiratkan bahwa mereka sedang melaksanakan aksi penculikan.

"Tidak dijelaskan oleh saudara terduga E (Eras) ketika awal mula mengajak pekerjaan itu.

Dia tahunya setelah beli lakban, rokok, handuk, itu ada komunikasi dalam mobil yang intinya kerjaan ini melakukan penculikan terhadap seseorang, poinnya di situ," terang Maksimus.

BOS BANK DIBUNUH - Mohamad Ilham Pradipta (37) seorang kepala cabang bank BUMN ditemukan tewas secara mengenaskan, tubuhnya dibuang di semak-semak area persawahan.
BOS BANK DIBUNUH - Mohamad Ilham Pradipta (37) seorang kepala cabang bank BUMN ditemukan tewas secara mengenaskan, tubuhnya dibuang di semak-semak area persawahan. (YouTube Tribunnews)

Misi Tak Terduga: Sampaikan Pesan, Rekam, Lalu Serahkan

Dari pengakuan Revinando, tugas kelompok ini ternyata tidak sebatas menculik. Mereka ditugaskan membawa pesan.

Halaman
123
Tags:
Bank BRIBUMNmahasiswaIlham Pradipta
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved