Breaking News:

Berita Viral

Pavel Durov, Bos Telegram yang Punya 100 Anak di 12 Negara, Sempat Selisih dengan Vladimir Putin

CEO Telegram Pavel Durov (39) baru-baru ini mengungkapkan lewat media sosialnya bahwa ia punya sekitar 100 keturunan.

Editor: Dhimas Yanuar
ISTIMEWA
CEO Telegram Pavel Durov (39) baru-baru ini mengungkapkan lewat media sosialnya bahwa ia punya sekitar 100 keturunan. 

Setelah meninggalkan jabatannya di VK, Durov meninggalkan Rusia dan pindah ke Dubai, tempat ia mengelola Telegram, yang didirikan setahun sebelumnya pada tahun 2013.

Sering bepergian ke Eropa dari Uni Emirat Arab, Durov diberikan kewarganegaraan di Prancis pada tahun 2021.

Penangkapan Pavel Durov

Pavel Durov ditangkap ditangkap di bandara Le Bourget, Prancis tak lama setelah mendarat ia dengan jet pribadi pada Sabtu (24/8/2024) malam.

Durov dituduh bersikap pasif terkait kejahatan dunia maya dan keuangan yang dilakukan di platform Telegram.

Ia kini menghadapi 12 dakwaan, menurut Kantor Kejaksaan Paris.

Jaksa mengumumkan pada hari Senin bahwa tuduhan tersebut terkait dengan pornografi anak, perdagangan narkoba, dan transaksi penipuan di Telegram.

Dalam pernyataannya, Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan bahwa penangkapan Durov tidak bersifat politis.

"Prancis lebih dari sekadar terikat pada kebebasan berekspresi dan berkomunikasi, pada inovasi, dan pada semangat kewirausahaan. Akan tetap demikian," ujar Macron.

(*)

(TRIBUNTRENDS/Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
berita viralPavel DurovRusiaTelegram
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved