Berita Viral
Viral Warga di Depok Tegur Pemuda Bangunkan Sahur Berujung Ribut, Diminta Pindah, Kini Minta Maaf
Aksi warga di Depok tegur sekelompok pemuda bangunkan sahur berujung cekcok, diminta pindah rumah, kini minta maaf.
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Mereka membawa alat penabuh sampai dua.
Lalu ditambah teriakan menggunakan pengeras suara.
Walau begitu aksi kelompok membangunkan sahur ini dinilai tak mengganggu warga lainnya.
Dari hasil mediasi bahkan Kurniawan yang meminta maaf.
Ia juga diminta untuk bisa lebih saling menghargai.
"Kurniawan dimohon untuk saling menghargai serta menghormati antar sesama warga, dengan adanya kesepakatan dalam musyawarah tersebut maka permasalahan dinyatakan selesai," kata Iptu Made Budi.
Saat berdebat, Kurniawan tampak dihardik puluhan warga.
Ia bahkan diminta pindah rumah jika merasa terganggu dengan aktivitas bangunkan sahur keliling.
"Kalau lu baik-baik, lu pindah. Kontrakan banyak, kalau lu gak mampu gua yang bayar," kata seorang bapak-bapak bertubuh tambun dalam video.
Baca juga: 2 Waria di Makassar Joget Tak Senonoh saat Sahur, Berujung Ditangkap, Nama Aslinya Putra dan Emil
Akun Instagram @lieyalinda mengaku sebagai anak ketua RT setempat.
Ia mengatakan bahwa cara Kurniawan menegur menyinggung warga.
"Menegurnya tidak sesuai aturan yg harusnya menegur anak kcil sperti apa... dia itu terlihat sopan karna banyak orang seperti itu, coba kalau 1 atau 2 org saja yg berhadapan sama dia.. pasti beda lagi ucapannya... maaf saya anak dari rt nya jadi hati hati ya mba kalau tidak menau jngan koment nanya rt nya mana
pendatang ini dia komplain dengan cara tidak enak di dngar, pedahal dia sndri tidak ada bersosialisasi dengan tetangga lainnya malah anak kecil yg main petasan aja di marahin sama dia, dgn cara," tulisnya di komentar.
Sumber: Tribun Bogor
| Penahanan Global Sumud Flotilla oleh Militer Israel, DPR Minta Dorong Pembahasan Kasus di PBB |
|
|---|
| Janjikan Sekolah Gratis, Pimpinan Ponpes di Ponorogo Malah Cabuli 11 Santri Berkedok Pijat Refleksi |
|
|---|
| Teror di Tangerang! Pocong Ketuk Pintu Rumah Warga Dini Hari, Polisi: Awas Modus Perampokan |
|
|---|
| Ekonom Senior Kuliti Sisi Lemah Kopdes Merah Putih Gegara Produk yang Dijual Mirip Minimarket |
|
|---|
| Komnas HAM Sebut Kasus Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat, Pengurus Terancam Dimiskinkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Aksi-warga-di-Depok-tegur-sekelompok-pemuda-bangunkan-sahur-berujung-cekcok.jpg)