Breaking News:

5 Kasus Pilu Bocah Dianiaya Orang Tua/Keluarga Dekat: Dimasukkan ke Karung - Oknum Damkar Cabul

Simak kumpulan 5 kasus paling tragis dan pilu bocah dianiaya orang tua maupun keluarga dekat: Terbaru dimasukkan ke karung hingga dugaan dicabuli.

Tayang:
Penulis: Dhimas Yanuar NR
Editor: Dhimas Yanuar
ISTIMEWA
Simak kumpulan 5 kasus paling tragis dan pilu bocah dianiaya orang tua maupun keluarga dekat: Terbaru dimasukkan ke karung hingga dugaan dicabuli. 

Pasalnya bocah itu disebut kerap bandel dan membuat masalah setiap hari.

Unggahan ini pun kemudian menjadi viral dan jadi perbincangan warganet. Dikutip dari Kompas.com, Selasa (29/9/2021), Paur Humas Polres Pelalawan Iptu Edy Haryanto saat dikonfirmasi membenarkan hal ini.

Edy mengatakan diduga anak tersebut memang sengaja dibuang oleh orangtuanya.

4. Dianiaya pacar Bibi

Nahas nasib balita 2 tahun yang viral dianiaya oleh Angga, kini telah mendapatkan perawatan medis.

Pihak Polres Tangerang juga menanggung seluruh biaya sang bocah.

Pasca kejadian tersebut, kondisi bocah malang itu sudah mulai membaik, meski masih menderita beberapa luka lebam akibat pukulan tersebut.

ZM diketahui mendapatkan pukulan sebanyak 25 kali dari Angga.

Saat ini ZM juga tengah menjalani visum di rumah sakit karena mengalami luka dan bengkak di pergelangan tangan dan juga lengan.

Penganiayaan pada ZM diketahui direkam sendiri oleh Angga dan video tersebut viral di media sosial.

Saat kejadian, ZM diketahui memukul korban dengan tangan kosong.

Ia juga semakin emosi karena saat kejadian sempat cekcok dengan pacarnya.

Angga diketahui merekam sendiri penganiayaan yang ia lakukan.

Total ada lima video yang Angga rekam. Ia terlihat memukul korban di bagian dada, perut, memukul alat kelamin korban dengan tangan, memukul sikut hingga tumit korban.

Kepada polisi, Angga mengaku merekam kejadian tersebut untuk memberikan efek jera. Saat korban menangis, Angga berniat menunjukkan video tersebut. 

5. Bocah disekap dan dianiaya keluarga

Nasib pilu seorang bocah berusia tujuh tahun di Malang.

Ia disekap dan disiksa oleh satu keluarga hingga korban kurus dan tubuh banyak luka.

Ternyata penyebabnya hanya sepele, korban kerap rewel dan ambil makanan tanpa izin.

Nasib pilu menimpa bocah berinisial D (7) disekap dan dianiaya satu keluarga di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur.

Aksi penganiayaan ini dilakukan oleh satu keluarga mulai dari ayah kandung, ibu tiri beserta keluarga tiri korban.

Korban disekap dan dianiaya dalam ruangan berukuran panjang dan lebar 1,5 meter akhirnya berhasil kabur dari rumah pelaku, Senin (9/10/2023) malam.

Seorang warga, R (53) mengatakan, korban berhasil kabur setelah meminta pertolongan kepada warga sekitar.

"Korban meminta pertolongan ke rumah tetangga. Laporan dari warga selanjutnya diteruskan ke pihak RW dan ke kepolisian," kata R pada Kamis (12/10/2023).

Diketahui, di dalam rumah para pelaku dihuni oleh delapan anggota keluarga, terdiri dari korban, ayah, ibu tiri, orangtua dari ibu tiri dan dua saudara tiri.

Disekap dan kerap dianiaya R mengatakan, korban sering dianiaya dan disiksa hingga disekap di sebuah kamar kecil.

"Kalau air dari panci listrik itu sudah mendidih, korban disuruh memasukkan kedua tangannya ke dalam panci," katanya.

Tidak hanya itu, korban ini tidak diperbolehkan keluar sama sekali bahkan untuk sekolah sekalipun.

Selain itu, kondisi tubuh korban sangat memprihatinkan, seperti kurus dan adanya luka di sekujur tubuh.

"Kondisinya sangat kurus dan penuh luka di sekujur tubuhnya. Lalu di bagian kedua tangannya berwarna putih, seperti bekas luka bakar," katanya.

(*)

(Tribunstyle/Dhimas)

Halaman 4/4
Tags:
aniayaorang tuakarungdamkar
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved