Breaking News:

Berita Viral

Momen Bocah SD Ditawari Hadiah saat Bertemu Megawati, Dilarang Minta Sepeda Malah Minta Rumah

Viral bocah SD bernama Edmund Gultom bertemu Megawati Soekarnoputri, dilarang minta sepeda, dia justru meminta rumah.

Tayang:
Editor: jonisetiawan
Kompas.com
Bocah SD bernama Edmund Gultom bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Rabu (3/1/2024) sore. 

"Intimidasinya nggak terang-terangan kayak begini. Dari institusi perintah ke bawah dan sebagainya, itu nggak seperti itu dulu," ujarnya.

Ketika ditanya bentuk ancaman yang dimaksud, pria berusia 63 tahun itu meminta wartawan menanyakannya kepada pihak yang diancam.

Baca juga: MOMEN Puan & Jokowi Bertemu Setelah Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Anak Megawati: Gak Ada Huru-hara

FX Rudy bertemu dengan Megawati di Jakarta
FX Rudy bertemu dengan Megawati di Jakarta (Dok pribadi FX Rudy)

Namun, ia menegaskan, apabila dirinya yang mendapatkan ancaman, maka dirinya akan membukanya ke publik.

"Ya tanya yang diancam, wong aku itu nggak diancam. Kalau saya diancam, mau saya buka," terangnya.

Saat kembali ditanya soal Neo-Orde Baru Plus tersebut, Rudy menilai praktik dan tujuan hal tersebut dilakukan.

Bahkan, menurutnya, Soeharto lebih beretika dibandingkan penguasa saat ini.

"Neo-Orde Baru Plus, begitu saja. Ya semua kekuasaan yang dimiliki sekarang ini dipergunakan dengan segala cara yang tidak beretika. Masih beretika Pak Harto," kata Rudy.

Rudy pun menanggapi tanggapan dari Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Nusron Wahid, atas pernyataan Megawati.

Menanggapi pertanyaan wartawan yang menyebut Nusron menilai pernyataan Megawati adalah bentuk kegelisahan, Rudy membantahnya.

"Bukan kegelisahan. Bu Mega itu kan pengalaman mulai kecil sampai dengan hari ini belum sejahtera lahir-batin loh."

"Saya ini sebagai kader PDI Perjuangan hanya ingin menyejahterakan batinnya Ibu (Megawati) saja belum kesampaian," ucapnya.

Pernyataan Megawati

Megawati Soekarnoputri menilai, saat ini ada keadaan di mana penguasa mulai menekan rakyat.

Hal itu disampaikannya dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD seluruh Pulau Jawa, Senin (27/11/2023) sore.

"Kamu (penguasa) mesti liat perundangan bolehkah kamu menekan rakyatmu, bolehkah kamu memberikan apa pun juga kepada rakyatmu tanpa melalui perundangan yang ada di RI ini?" kata Megawati.

Megawati lantas mengungkapkan kejengkelan yang dirasakannya.

Ketua PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri saat berpidato terkait dinamika politik saat ini yang ditayangkan secara daring, Minggu (12/11/2023). Berikut pidato lengkap Megawati terkait putusan MKMK di mana dia turut menyinggung adanya kecurangan yang sudah dimulai dalam Pemilu 2024.
Ketua PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri saat berpidato terkait dinamika politik saat ini yang ditayangkan secara daring, Minggu (12/11/2023). Berikut pidato lengkap Megawati terkait putusan MKMK di mana dia turut menyinggung adanya kecurangan yang sudah dimulai dalam Pemilu 2024. (YouTube PDI Perjuangan)

Alhasil, ia turut menyinggung soal kondisi kekeluargaan yang belakangan memang menjadi polemik dalam Pilpres 2024 kali ini.

"Lalu keluarganya itu sama sih? Engga deh, sorry deh. Emang keluarganya polisi juga engga lah, makan baso juga, takut atau tidak?" tanya Megawati kepada pada sukarelawan.

"Tidak," jawab relawan.

"Yes, gitu dong. Aih, mestinya Ibu nggak boleh ngomong gitu, tapi Ibu jengkel," tegasnya.

Wanita berusia 76 tahun itu bahkan sampai menyinggung kalau pemerintahan atau penguasa saat ini merupakan cerminan di masa Orde Baru.

Presiden ke-5 Indonesia itu mengaku merasakan betul kondisi perpolitikan di masa Orde Baru.

"Republik ini penuh dengan pengorbanan tahu tidak? Kenapa sekarang kalian yang baru berkuasa itu mau bertindak seperti zaman Orde Baru?" ujarnya.

"Benar tidak? Merdeka, merdeka merdeka, menang kita Ganjar-Mahfud satu putaran," tegas Megawati yang diikuti teriakan 'lawan' dari para relawan yang hadir.

***

Artikel ini diolah dari Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Tags:
bocah SDMegawatisepeda
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved