Breaking News:

Berita Viral

SOSOK Teti Tanjung Gadis 23 Tahun Jadi Manajer Stasiun DJKA, Lulusan STTD, Senang Tugas di Palembang

Baru dua bulan tugas di Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS), sosok Teti Tanjung ditugaskan menjadi Manager Stasiun DJKA LRT

TRIBUN SUMSEL/LINDA TRISNAWATI
Sosok Teti Tanjung Manager Stasiun DJKA LRT Sumsel, anak muda usia 23 tahun lulusan STTD Bekasi, bangga dikasih kepercayaan. 

Ketika diatas jembatan, bus itu mengalami kendala teknis dan tidak kuat menanjak.

"Lalu bus itu tiba-tiba berjalan mundur, bersamaan dibawah ada Bripka M Isa Nur dan Bripda Novandro mendekat, melihat bus itu terus mundur Bripda Novandro langsung merebahkan sepeda motornya untuk mengganjal bus tersebut, Alhamdulillah berkat hal itu gerak mundur bus berhenti dan tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut," ujar Aiptu Ade.

Akibat mengganjal bus tersebut, sepeda motor jenis Yamaha Aerox miliknya ringsek.

Baca juga: Viral Pernikahan Bertema Palestina, Pelaminan Berbentuk Masjid Al Aqsa, Dibuat Santri Selama 3 Bulan

Sosok Polisi

Sosok anggota Satlantas Polres Kubu Raya, Kalimantan Barat ini layak diapresiasi.

Bagaimana tidak, polisi bernama Bripda Novandro ini rela mengorbankan sepeda motornya demi mencegah kecelakaan beruntun di Jembatan Kapuas II, Kubu Raya pada Sabtu (30/12/2023) pagi.

Motor itu digunakan oleh Bripda Novandro untuk mengganjal bus Damri yang mogok di atas jembatan.

Kondisi itu membuat arus lalu lintas di Jembatan Kapuas II macet.

Bus itu tiba-tiba berjalan mundur karena tak kuat menanjak.

Sementara di belakang bus ada truk tangki Pertamina.

“Terjadi macet total di Jembatan Kapuas II karena ada bus Damri mengalami kerusakan teknis sehingga tidak mampu menaiki jembatan,” kata Novandro dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/12/2023).

Melihat bus mulai berjalan mundur, Bripda Novandro langsung bergerak cepat mengambil motornya.

Baca juga: Maaf Ya Selingkuh dengan Pramugari Viral, Suami Ira Nandha Janji Berubah: Agar Kamu Bisa Menerima

Dia kemudian menjatuhkan sepeda motornya tepat di belakang bus sebagai ganjal bal darurat.

Langkah itu diambilnya karena khawatir bus akan menabrak truk tangki Pertamina sehingga bisa memicu kecelakaan beruntun yang bisa berdampak luas.

“Saat melihat bus bergerak mundur saya langsung mengambil motor dan baringkan tepat di ban belakang, dan akhirnya berhenti,” ucap Novandro.

Kapolres Kubu Raya AKBP Arief Hidayat, mengapresiasi gerak cepat personel yang merelakan sepeda motornya untuk mengganjal bus tersebut.

“Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari kecelakaan lebih luas yang mungkin mengakibatkan korban jiwa,” ucap Arief. 

Diolah dari artikel di TribunSumsel dan Tribun Pontianak

Sumber: Tribun Sumsel
Tags:
berita viral hari iniTeti TanjungmanajerPalembang
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved