Breaking News:

Pilpres 2024

Hasil Survei Elektabilitas Parpol, PDIP & Gerindra Selisih Tipis, Disusul Golkar, Rilisan 3 Lembaga

Hasil survei elektabilitas parpol dari tiga lembaga, PDIP dan Gerindra saling susul.

Editor: ninda iswara
Kolase TribunTrends
Hasil survei elektabilitas parpol dari tiga lembaga, PDIP dan Gerindra saling susul. 

TRIBUNTRENDS.COM - Berikut hasil riset tiga lembaga survei terkait elektabiliitas partai politik (parpol) jelang Pemilu 2024.

Dalam hasil tersebut, elektabilitas PDIP dengan Partai Gerindra hanya selisih tipis.

Ada tiga lembaga survei yang merilis elektabilitas parpol terkini jelang Pemilu 2024.

Bahkan hasil survei Litbang Kompas, elektabilitas Partai Gerindra menyalip PDI Perjuangan.

Baca juga: Hasil Survei Elektabilitas Capres-Cawapres, Prabowo-Gibran Unggul Setelah Debat, Anies-Cak Imin ke-2

Berikut hasilnya:

1. Survei Indikator: Elektoral Gerindra Tandingi PDIP

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Murtadi mengatakan elektoral Partai Gerindra kian menyusul PDI Perjuangan pasca debat capres dan cawapres.

Berdasarkan survei Indikator melalui metode telepon, elektoral PDI Perjuangan masih yang tertinggi 19,1 persen.

Sedangkan Gerindra terus membuntuti dengan perolehan suara survei sebesar 18,2 persen.

“Secara umum kita temukan pola pemilih PDIP dan pemilih Gerindra itu statically deadhead kita tidak tahu siapa yang unggul antara dua partai ini karena selisihnya dalam margin of errors 2,9 persen,” kata Burhanudin dalam paparannya secara daring, Selasa (26/12/2023).

Menurutnya, tren pilihan terhadap PDI Perjuangan sempat mengalami penurunan terutama saat isu besar gagalnya penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia.

Burhanudin menuturkan berdasar survei PDI Perjuangan kemudian kembali meningkatkan elektoral selepas deklarasi Ganjar Pranowo sebagai calon presiden RI.

“Tapi setelah deklarasi itu trennya turun terus sedangkan Gerindra kebalikannya kalau kita tarik sejak tahun lalu tren Gerindra konsisten naik,” katanya.

Adapun pihaknya menyampaikan alasan tren pilihan partai DPR terhadap PDIP Perjuangan turun karena Joko Widodo semakin mesra dengan Gerindra.

Burhanudin menyebut kebanyakan responden menyatakan memilih PDI Perjuangan karena faktor kebiasaan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
PDIPPartai Gerindrasurvei
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved