Palestina Vs Israel
Siapa Yahya Sinwar? Pemimpin Hamas Dijuluki The Walking Dead, Disebut Dalang Serangan 7 Oktober
Intip profil Yahya Sinwar, pemimpin Hamas di Gaza yang selalu lolos dari sergapan Israel, dijuluki The Walking Dead.
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Pada tanggal 6 Desember, IDF dilaporkan telah mengepung rumahnya di Khan Younis meskipun tidak ada indikasi bahwa dia tinggal di sana, karena dia bersembunyi dan memiliki banyak rumah.
Sinwar terpilih menggantikan Ismail Haniyeh sebagai pemimpin Hamas di Gaza pada tahun 2017. Haniyeh saat ini tinggal di Qatar dan menjabat sebagai ketua biro politik Hamas.
Sinwar dijatuhi hukuman empat hukuman seumur hidup oleh Israel pada tahun 1989 karena merencanakan penculikan dan pembunuhan dua tentara Israel dan empat warga Palestina, tetapi dibebaskan 22 tahun kemudian sebagai bagian dari kesepakatan yang dibuat Israel untuk kembalinya tentara IDF yang ditangkap, Gilad Shalit.
Dia dituduh mengawasi persiapan dan perencanaan serangan tanggal 7 Oktober, yang mana ribuan Hamas menyerbu Israel dari darat, udara dan laut, menewaskan lebih dari 1.200 orang dan menyandera sekitar 240 orang.
Menanggapi serangan tersebut, yang paling mematikan dalam sejarah negara itu, Israel berjanji melenyapkan Hamas dari Gaza dan mengakhiri kekuasaan mereka selama 16 tahun, dan melancarkan kampanye udara dan operasi darat berikutnya.
Baca juga: KARMA? Mayoritas Rakyat AS Benci Cara Biden Tangani Israel vs Hamas, Biden Takkan Terpilih Lagi?
Israel Kepung Rumah Yahya Sinwar
Israel mengklaim pemimpin Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) di Jalur Gaza, Yahya Sinwar, bersembunyi di bawah tanah.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengepung rumahnya pada Kamis (7/12/2023).
“Rumahnya mungkin bukan bentengnya dan dia bisa melarikan diri tapi hanya masalah waktu sebelum kita menangkapnya,” kata Netanyahu dalam rekaman pernyataan video, Kamis (7/12/2023), dikutip dari The Guardian.
Warga di Khan Younis mengatakan tank-tank Israel telah mendekati rumah Sinwar namun tidak diketahui apakah dia atau keluarganya ada di sana.
Israel yakin banyak pemimpin dan pejuang Hamas bersembunyi di terowongan bawah tanah.
Yahya Sinwar adalah anggota pendiri Hamas yang dibesarkan di kamp pengungsi Khan Younis di Gaza selatan, dikutip dari Syndey Morning Herald.
Ketika ditanya apakah pernyataan Netanyahu berarti pasukan Israel mendekati rumah Sinwar, juru bicara IDF Daniel Hagari mengatakan, “Rumah Sinwar adalah wilayah Khan Younis.”
“Yahya Sinwar tidak berada di atas tanah; dia ada di bawah tanah,” kata Hagari.
"Saya tidak ingin menguraikan di mana dan bagaimana serta apa yang kita ketahui dalam kaitannya dengan kecerdasan," lanjutnya.
"Ini bukan tempatnya untuk membicarakan hal-hal seperti itu di media. Tugas kita adalah menemukan Sinwar dan membunuhnya," tambahnya.
Asap mengepul di atas gedung-gedung di Khan Yunis di Jalur Gaza selatan, saat pertempuran antara Israel dan militan Hamas berlanjut pada 5 Desember 2023. (Kompas.com/The Times of Israel/Tribunnews)
Diolah dari artikel Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Pemimpin-Biro-Politik-Hamas-Yahya-Sinwar-sosoknya-selalu-lolos-dari-sergapan-Israel.jpg)