Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Pra Rekonstruksi Kasus Subang Disaksikan Banyak Warga, IRT Ini Sampai Rela 4 Kali Naik Turun Angkot

Pra Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Jalancagak Subang yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu digelar Kamis (2/11/2023).

Editor: jonisetiawan
Kolase Tribun Trends/TribunJabar
Suasana Pra Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Subang, digelar Ditreskrimum Polda Jabar, Kamis (2/11/2023). 

TRIBUNTRENDS.COM - Pra Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Jalancagak yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu digelar Kamis (2/11/2023).

Pihak Penyidik dari Ditreskrimum Polda Jabar tak hanya menggelar pra rekonstruksi di TKP tapi juga digelar di lokasi penjual Pecel Lele depan Masjid Besar Jalancagak.

Dalam pra rekonstruksi ini menyedot perhatian masyarakat luas.

Banyak masyarakat datang untuk melihat pra rekonstruksi ini.

Baca juga: Kok Bisa Yoris Punya 2 Jabatan di Yayasan Kasus Subang? Ketua Sekaligus Bendahara, Dilindungi Ayah

Suasana Pra Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Kamis (2/11/2023).
Suasana Pra Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Jalancagak yang digelar Ditreskrimum Polda Jabar, Kamis (2/11/2023).

Dalam kesempatan itu, tersangka Muhamad Ramdhanu dihadirkan langsung di TKP, sementara tersangka lainnya diganti oleh peran pengganti.

Rencananya dalam pra rekonstruksi ini, polisi dari tim Inafis Polda Jabar akan memperagakan 80 adegan sesuai dengan apa yang telah diungkapkan oleh Danu selama ini.

Hadir dalam pra rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Jalancagak ini di antaranya pihak LPSK, Kejaksaan dan Pengacara Danu.

Pra rekonstruksi kasus Pembunuhan Ibu dan anak hingga berita ini ditulis, Tim Inafis baru memperagakan 25 adegan.

Selain itu, warga juga terus membludak memadati kawasan TKP untuk menyaksilan pra rekonstruksi.

Hingga jalan dari pertigaan Jalancagak menuju TKP terpaksa ditutup oleh petugas.

Pengguna jalan yang akan menuju Purwakarta terpaksa harus melintasi jalan Desa Bunihayu Kecamatan Jalancagak selanjutnya keluar di depan SMAN 1 Jalancagak.

Pra Rekonstruksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang digelar di Jalancagak
Pra Rekonstruksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang digelar di Jalancagak, mobil Alphard nampak dihadirkan ke lokasi, Kamis (2/11/2023)

Salah satu warga yang menyaksikan pra rekonstruksi adalah Eti Wisata.

Dia rela jauh-jauh datang dari Purwakarta ke Subang demi bisa menyaksikan pra rekonstruksi kasus Subang.

Eti Wisata berangkat dari Purwakarta setelah Subuh.

Ia ke Subang menggunakan kendaraan umum. Sebanyak empat kali ia harus turun naik mobil demi bisa sampai ke Subang.

Sekira pukul 08.30 WIB, Eti Wisata akhirnya tiba di lokasi di Jalancagak tempat pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

"Penasaran saja, selama ini menyimak di medsos saja. 

Jadi hari ini saya langsung datang dari Purwakarta ke TKP menggunakan angkutan umum sebanyak 4 kali naik mobil," kata Eti, Kamis (2/11/2023) seperti dilansir TribunTrends.com dari Tribun Jabar.

Baca juga: SIAPA Polisi yang Ikut Bersihkan TKP Kasus Subang? Dulu Kuras Kamar Mandi Bersama Danu, Kini Dicari

Pra Rekonstruksi

Pra rekonstruksi kasus Subang dilakukan pada hari ini.

Rencanannya ada 80 adegan yang akan diperagakan dan berlangsung di tiga tempat.

Warga mulai berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan pra rekonstruksi kasus tersebut.

Pihak kepolisian terlihat mulai berdatangan ke lokasi.

Bahkan mobil Alphard dihadirkan ke TKP.

5 Tersangka

Pihak kepolisian menetapkan lima orang tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang ini.

Kelimannya yakni M Ramdanu alias Danu dan Yosef Hidayat suami sekaligus ayah korban.

Kemudian ada Mimin istri muda Yosef dan dua anak dari Mimin.

Sosok Arif Polisi Keponakan Yosef Tersangka Kasus Subang

Sementara itu di lain sisi, publik menyoroti polisi bernama Arif.

Arif merupakan keponakan Yosef, dia diduga banyak ikut campur dalam kasus yang kini menjadikan Yosef sebagai tersangka.

Arif ternyata punya jabatan di Polres Subang, namanya mencuat dalam kasus pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Subang.

Arif adalah anak Mulyana, adik kandung Yosef.

Pengacara Yoris maupun Danu pernah menyinggung soal Arif.

Pasalnya Arif bersinggungan dengan dua klien mereka.

Baca juga: 14 Orang di Subang Tewas, Pesta Miras Oplosan yang Diduga Dijual Mantan Polisi Akan Diproses

Jabatan Arif Keponakan Yosef, Pernah Kepergok Kapolres
Jabatan Arif Keponakan Yosef, Pernah Kepergok Kapolres (Facebook)

Arif memiliki nama lengkap Arif Lukman Nurhakim Miftahul.

Pada tahun 2021, tepatnya saat kasus Subang, ia berpangkat Briptu.

Briptu Arif bertugas di Polres Subang.

Sebelum di Polres Subang, Arif pernah bertugas di Kuningan.

Kata pengacara Yoris, Arif bertugas pada bagian humas Polres Subang.

"Sebagai Humas saat itu mah," kata Leni Anggraeni kepada TribunnewsBogor.com.

Arif juga memiliki istri bernama Windy Delasarri.

Hasil penelusuran TribunnewsBogor.com, Briptu Arif Lukman Nurhakim Miftahul menjabat sebagai Baur Humas Polres Subang.

Kejanggalan Briptu Arif Lukman Nurhakim Miftahul, keponakan Yosef di Kasus Subang jadi sorotan
Kejanggalan Briptu Arif Lukman Nurhakim Miftahul, keponakan Yosef di Kasus Subang jadi sorotan (Kolase Ist Youtube)

Pada 8 Februari 2021, ditemukan jejak digital Arif yang melaksanakan kegiatan monitoring perkembangan situasi dan antisipasi bencana alamdi wilayah hukum Polsek Cikaum adalah Sbb, di Wilayah Hukum Polsek Cikaum terdiri dari 9 (Sembilan) Desa, Desa Mekarsari , Desa Gandasari Desa Tanjungsari timur , Desa Tanjungsari barat , Desa Cikaum barat , Desa Cikaum Timur , Desa Sindangsari , Desa Kawunganten , Desa Pasirmuncang.

Namun setelah kasus Subang mencuat, Arif disebut dipindah tugas.

Baca juga: Kok Bisa Yoris Punya 2 Jabatan di Yayasan Kasus Subang? Ketua Sekaligus Bendahara, Dilindungi Ayah

Ia kini tak lagi bertugas di Polres Subang.

"Kalau itu saya kurang tau. Hanya mendengar dari Yoris katanya sudah di Sukabumi," kata Leni Anggraeni.

Sebelumnya Leni sempat mengungkap campur tangan Arif dalam kasus Subang, terutama terhadap kliennya.

Kata Leni, Arif lah yang memerintahkan Yoris memindahkan mobil Toyota Yaris kuning milik Amel dari TKP kasus Subang.

Selain itu, Arif juga meminta uang pada Yoris saat otopsi jenazah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Arif beralasan pada Yoris bahwa uang tersebut akan diberikan pada anggota Polsek Jalancagak, Bripka Ace Solihin.

"Rp 1 juta buat pak Ace," kata Leni Anggraeni.

Tak hanya disinggung Yoris, pihak Danu pun pernah menyebut-nyebut Arif.

Sosok Arif Lukman Nurhakim (kanan), anak dari Mulyana (kiri) sekaligus keponakan Yosef tersangka kasus Subang
Sosok Arif Lukman Nurhakim (kanan), anak dari Mulyana (kiri) sekaligus keponakan Yosef tersangka kasus Subang (Kolase Facebook)

Pengacara Danu, Achmad Taufan mengatakan Arif pernah mendatangi TKP kasus Subang bersama Mulyana, Yosef, dan Yoris.

Alasannya saat itu mereka ke lokasi untuk mengambil kucing peliharaan Amalia Mustika Ratu.

Baca juga: Kasihan Almarhum Mantan Bendahara Yayasan Kasus Subang Minta Yosef & Yoris Jujur, Ada yang Ngamuk

Taufan bahkan mencurigai ada campur tangan aktor intelektual dalam perencanaan pembunuhan Tuti dan Amel.

Arif dicurigai turut berperan membantu merancang cara agar kasus Subang tak bisa diungkap.

"Kalau kecurigaan saya perkara pembunuhan ini kan pembunuhan berencana karena mereka sudah pasti mengatur semua, siapa sih yang punya ilmu soal gimana caranya polisi gak bisa membongkar, yang punya ilmu itu siapa ? adalah orang yang paham teori dan SOP penyidikan. Kan bener-bener dibikin 2 tahun gak bisa," kata Achmad Taufan saat dihubungi TribunnewsBogor.com beberapa waktu lalu.

Taufan bahkan menerima informasi soal kejadian Kapolres Subang AKBP Sumarni memergoki Arif berada di ruang penyidikan.

"Pernah waktu itu saya dengar cerita Arif di ruang penyidikan , tiba-tiba bu Kapolres lewat dipanggil 'heh kamu ngapain di ruang penyidikan'. Karena dia tau dia keluarga pak Yosef. pemain di belakang ini orang-orang itu," kata Achmad Taufan.

Sumber: Tribun Jabar
Tags:
SubangrekonstruksiYosefDanu
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved