Berita Viral
Imbas Viral Protes Erma, Kini Beredar Status WA Karyawan Pabrik Jengkel: Perjuangan yang Konyol
Beredar status WA karyawan PT SAI Apparel Industries yang jengkel karena tindakan Erma protes soal lembur tak dibayar.
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
TRIBUNTRENDS.COM - Setelah Erma protes soal lembur tak dibayar, kini beredar di TikTok status WA seorang karyawan PT SAI Apparel Industries yang jengkel.
Karyawan itu diduga jengkel karena aksi protes Erma yang membuat pabrik tempat dia bekerja menjadi viral.
Karyawan itu mengungkapkan setelah viral para pembeli membatalkan jutaan pesanan produk.
Ia khawatir jika pembeli tidak mau memesan lagi dan akhirnya para pegawai tidak memiliki pekerjaan.
Baca juga: SIAPA Erma? Karyawati PT Sai Apparel Industries Curhat Lembur Tak Dibayar, Berani Protes ke Atasan
Sosok nyang diduga pegawai pabrik di PT SAI Apparel Industries itu mengatakan sebaiknya menggunakan akal sehat.
"Urungkan cita-cita jadi pahlawan kesiangan, gunakan akal sehat sebelum kalian bertindak, karena ego kalian buruh-buruh pabrik yang jadi korban," tulisnya.
Kemudian, ia membuat status yang menyebut tindakan Erma adalah hal yang konyol
"Perjuangan yang konyol, lu nggak berpikir dampak memviralkan kejelekan pabrik berdampak di cancelnya orderan, lu bisa dikatakan orang hebat ketika bisa mengembalikan nama baik pabrik dan menghasilkan banyak orderan," tulisnya lagi.
Sontak status WhatsApp itu mengundang banyak komentar netizen.
Banyak yang mendukung langkah Erma yang menuntut hak lembur setelah selesai bekerja.
@nay: nek aku mlah seneng , Jen di go pelajaran kanggo pabrik pabrik liyane.
@Novi Ristianingrum: 2018 dulu pabrik tempat ku krj juga begitu bedanya cuma gaji cicil 3x dlm sbulan .. demo & lapor dn akhrirnya ditutup pbrik nya
@bundagisya: sekelas aparel harus e ga usah takut order cancel,haruse PT besar itu mampu menyelesaikan masalah intern,manusiakan karyawan,tiap mw kerja dibriefing
@sudartono: semoga kedepan menjadi pelajaran yang lebih baik bukan hanya PT yang bersangkutan untuk berbenah pekerjakan manusia sesuai porsi dan kapasitasnya
@slametlestari382: Jgn takut mbk membela hak anda,,rezeki pst ada low g dibayar ma manajer anda.
Diketahui sebelumnya, buruh pabrik di Grobogan Jawa Tengah beradu argumen dengan atasannya yang merupakan Warga Negara Asing.
Dalam video itu karyawan mengaku sudah lembur namun gaji tidak dibayarkan.
Adu argumen kemudian terjadi antara keduanya WNA India itu menolak divideokan sementara buruh di Grobogan itu berniat membongkar rahasia perusahaan yang disebutnya ada kerja paksa.
Pemerintah melalui Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Jawa Tengah, Mediator Hubungan Industrial Disnaker Grobogan, dan Polres Grobogan telah memeriksa PT SAI Apparel Idustries di Grobogan, Jawa Tengah, terkait video viral pekerja yang tidak dibayar gaji lemburnya.
Pemeriksaan dilakukan pada Jumat (3/2/2023). Dirjen Binwasnaker dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Haiyani Rumondang mengatakan, hasil pemeriksaan tim di lapangan, benar terjadi ada adu mulut antara pekerja bernama Erma dengan tenaga kerja asing (TKA) asal India, Shanji.
"Pihak TKA telah meminta maaf dan selanjutnya akan dipanggil Polres Grobogan.
Sementara pekerja menyatakan akan menghormati peraturan perusahaan yang berlaku," kata dia melalui siaran pers Kemenaker, Sabtu (4/2/2023).
Dari hasil pemeriksaan itu juga, tim pengawas ketenagakerjaan menemukan adanya pelanggaran terhadap pembayaran upah lembur yang terjadi sejak September 2022.
"Pihak perusahaan sudah menyatakan akan membayar kekurangan upah lembur tersebut, terhitung 5-6 hari sejak hari pemeriksaan," kata Haiyani.
Haiyani meminta perusahaan mematuhi aturan perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku.
"Agar kejadian serupa tidak terjadi baik di perusahaan bersangkutan maupun perusahaan lainnya, kami meminta semua pihak untuk mengedepankan dialog sosial manakala ada masalah ketenagakerjaan di lingkungan kerjanya," katanya.
SIAPA Erma? Karyawati PT Sai Apparel Industries Curhat Lembur Tak Dibayar, Berani Protes ke Atasan
Baru-baru ini viral di TikTok video seorang karyawati PT Sai Apparel Industries Grobogan, Jawa Tengah yang debat dengan atasannya yang merupakan WNA.
Karyawati bernama Erma itu berdebat dengan atasannya soal kerja lembur tapi tak dibayar.
Erma juga membongkar rahasia perusahaan yang disebut melakukan kerja paksa.
Sosok Erma pun menjadi pembicaraan banyak orang hingga viral.
Usai debat dengan atasannya, Erma pun dipanggil ke ruang office bersama karyawan lain.
Baca juga: CURIGA Warung Selalu Tutup Lebih Awal, Warga Syok Pergoki Bos Bakso & Karyawannya Sedang Berzina
Dalam video yang beredar di media sosial, Erma mengatakan jika banyak karyawan yang tidak kuat dengan sistem kerja di pabrik itu.
"Banyak juga karyawan yang nggak kuat mbak kerjanya kayak gini. Hari ini suruh kerja bilangnya lembur tapi nggak di SPL.
Nggak ada yang tanda tangan, paginya baru baru di acc satu jam. Ada yang pulang jam 12 malam, jam 2 jam 3," papar Erma.
Erma lalu memaparkan jika perusahaanya memiliki sistem simpan jam.
Sistem ini membuat karyawan bisa menyimpan jam lembur yang nantinya bisa diambil dalam bentuk cuti jika sudah memenuhi.
Namun kenyataanya, setiap karyawan yang akan cuti dipersulit.
Berbeda dengan supervisor yang sangat mudah untuk mengambil cuti.
"Perusahaan itu punya sistem simpan jam, tapi kenyaatannya mereka ingin mengambil libur aja susah, dipersulit.
Padahal untuk supervisor itu gampang sekali," papar Erma lagi.
Video pemaparan Erma tentang alasan yang membuat dirinya berani melawan atasan ini pun mendapat banyak dukungan dari netizen.
@Threeza Azda "Terima Kasih mbk,krn sdh menyuarakan suara hati kami,dan memperjuangkan nasib buruh khususnya buruh garment Kab Semarang"
@mbak M "seharusnya pabrik garmen ada serikat pekerja nya biar bisa membela dan mendukung hak² karyawan, biar sistem perusahaan tidak menekan ke bawah."
@Linlin_17 "Memang Marsinah sudah tidak ada di dunia tetapi Jiwa Semangat Marsinah ada sampai detik ini terutama di diri mbaknya yg berani memperjuangkan haknya"
@dwiyanto8880 "semangat maju terus mbak moga berhasil"
Sebelumnya, video Erma yang berdebat dengan atasannya yang merupakan orang India viral.
Bahkan atasan Erma memintanya untuk tidak merekam.
Sementara itu Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan akan mengambil tindakan tegas terhadap pengusaha yang melakukan pelanggaran terkait upah lembur.
Dirjen Binwasnaker & K3 Kemnaker, Haiyani Rumondang mengatakan pihaknya sangat prihatin atas pemberitaan tentang seorang karyawan perempuan yang menuntut haknya karena telah bekerja lembur.
"Merespon pemberitaan keluhan karyawan kerja lembur tetapi mengaku tidak dibayar, Kemnaker sangat prihatin kok masih terjadi hal ini, " ujar Dirjen Binwasnaker & K3 Kemnaker, Haiyani Rumondang dalam keterangannya, Kamis (2//1/2023).
Atas pemberitaan tersebut, pihaknya pada Kamis (2/2/1023) pagi, langsung berkoordinasi dengan Disnaker provinsi Jawa Tengah agar segera menurunkan Pengawas Ketenagakerjaan untuk melakukan pemeriksaan langsung ke perusahaan.
Jika terbukti benar maka harus dipastikan haknya kerja lembur dibayar penuh oleh perusahaan sesuai ketentuan.
Sementara itu, pelanggaran yang dilakukan pengusaha harus diproses hukum secara tegas.
"Kita terus melakukan koordinasi dengan Disnaker Jateng untuk memastikan kasus tersebut, " kata Haiyani.
Haiyani menegaskan saat ini, Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Tengah sedang mengumpulkan keterangan dan Jumat (3/2/2023) pagi akan turun ke perusahaan.
Apabila informasi tersebut benar ada karyawan kerja lembur yang tidak dibayar upahnya, pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap pengusaha yang melakukan pelanggaran terkait upah lembur.
"Termasuk tindakan hukum terhadap pengusaha sesuai ketentuan. Disnaker Jawa Tengah dan Disnaker Grobogan berkolaborasi untuk menangani kasus ini," ujar Haiyani.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Viral Status WA Jengkel dengan Erma Grobogan Usai Protes Uang Lembur: Jutaan Orderan PT.SAI Dicanceldan Sosok Erma Karyawati PT Sai Apparel Industries Grobogan, Debat dengan Atasan Soal Lembur Tak Dibayar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/viral-status-wa-kesal-orderan-pt-sai-dicancel-usai-erma-protes-uang-lembur.jpg)