Breaking News:

Kasus Ferdy Sambo

Ferdy Sambo Beber Alasan Anak Buah Tak Berani Tolak Perintah, Janji Tanggung Jawab: Mereka Tak Salah

Merasa bersalah seret anak buah ke kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo beber alasan mereka tak berani tolak perintahnya.

Editor: ninda iswara
Warta Kota/ Yulianto Anto
Merasa bersalah seret anak buah ke kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo beber alasan mereka tak berani tolak perintahnya. 

TRIBUNTRENDS.COM - Ferdy Sambo buka suara terkait anak buah yang terseret kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Suami Putri Candrawathi ini membeberkan alasan mengapa anak buahnya tidak berani menolak perintahnya.

Ferdy Sambo sadar kalau ia bersalah karena telah menyeret anak buah dalam kasus pembunuhan ini.

Diketahui mayoritas terdakwa kasus Brigadir J merupakan anggota polisi, bawahan dari Ferdy Sambo yang sebelumnya menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.

Untuk kasus pembunuhan berencana Brigadir J sendiri, ada Bharada Richard Eliezer dan Bripka Ricky Rizal yang merupakan ajudan dari Ferdy Sambo.

Sementara dalam kasus obstruction of justice mantan Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Hendra Kurniawan; eks Kaden A Biro Paminal Agus Nur Patria; eks Korspri Kadiv Propam Polri Chuck Putranto; dan eks Wakaden B Biro Paminal Propam Polri Arif Rahman Arifin.

Kemudian, PS Kasubag Riksa Baggak Etika Biro Watprof Baiquni Wibowo dan Kepala Sub Unit (Kasubnit) I Sub Direktorat (Subdit) III Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Irfan Widyanto.

Baca juga: Mama Curhat Anak Ferdy Sambo Gantikan Ibunya, Skripsian Sambil Momong Adik, Jemput Hingga Menyuapi

Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo atau Irjen FS menjalani adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Rekonstruksi ini menghadirkan lima tersangka yang telah ditetapkan yaitu Irjen Ferdy Sambo atau Irjen FS, Putri Candrawathi atau PC, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, dan Kuat Ma'ruf atau KM. Rekonstruksi tersebut memeragakan 78 adegan dengan rincian 16 adegan adalah peristiwa yang terjadi di Magelang pada tanggal 4,7, dan 8 Juli 2022, 35 adegan di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling, dan 27 adegan di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri itu.
Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo, beber alasan anak buah tak berani tolak perintahnya (WARTA KOTA/YULIANTO)

Menurut Ferdy Sambo di Kepolisian, biasanya bawahan tidak berani menolak perintah atasan.

Sehingga ia merasa anak buahnya tidak ada yang berani menolak perintahnya, meskipun perintah tersebut bertentangan dengan undang-undang.

"Kami di Kepolisian kalau menolak perintah saya, ya kalau berani dia lapor ke atasan saya."

"Kalau berani, kalau tidak berani, saya rasa si tidak berani," kata Ferdy Sambo dalam sidang kasus obstruction of justice di PN Jaksel pada hari ini, Kamis (22/12/2022), yang dikutip Tribunnews dari Kompas TV.

Meski demikian, Ferdy Sambo mengaku bahwa selama 28 tahun berdinas di Kepolisian, ia tidak pernah memberikan perintah yang salah kepada anggotanya.

Oleh karena itu para anak buahnya pasti akan mencoba untuk melaksanakan semua yang diperintahkannya.

"Saya 28 tahun dinas di Kepolisian, saya tidak pernah memberikan perintah yang salah kepada anggota. Makanya mereka pasti akan mencoba untuk melaksanakan perintah itu," terang eks Kadiv Propam Polri ini.

Baca juga: SIAPA Syarifah Ima? Sosok Fans Ferdy Sambo Viral setelah Terobos Masuk Ruang Sidang, Janda Anak Dua

Ferdy Sambo akui bersalah seret anak buah dalam kasus pembunuhan Brigadir J
Ferdy Sambo akui bersalah seret anak buah dalam kasus pembunuhan Brigadir J (YouTube Polri TV)
Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved