Breaking News:

Berita Viral

PRIA Pilu Uang Buat Daftar Haji Dimakan Rayap, Beruntung Kini Dapat Gantinya, Gibran Siap Bantu

Nasib seorang pria uang yang ia tabung untuk mendaftar ibadah haji rusak dimakan rayap, Gibran siap membantu.

Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
TribunJateng.com/Muhammad Sholekan/TribunSolo.com/Vincentius Jyestha
Samin pilu uang tabungan haji dimakan rayap, Gibran siap bantu 

Keinginan pria bernama Atman Bin Pakirin menunaikan ibadah haji ke tanah suci Makkah kini kandas.

Atman Bin Pakirin merupakan pria berusia 64 tahun, warga Desa Sambakati, Kecamatan Arjasa Pulau Kangean Sumenep, Madura.

Diketahui, Atman Bin Pakirin sudah mempersiapkan sejak lama dan dijanjikan berangkat haji pada tahun 2020, kala itu gagal karena merebaknya pandemi covid-19.

Kini harapan besar tersebut pupus lagi dan bahkan gagal lantaran adanya aturan baru dari pemerintah Arab Saudi, yakni tentang pembatasan usia CJH diatas 65 tahun terpaksa ditunda.

Atman Bin Pakirin ini mengaku dan merasa kecewa dengan aturan haji saat ini, karena telah dinyatakan gagal berangkat ke tanah suci setelah mengikuti manasik di di kantor Kementerian Agama Sumenep.

Baca juga: Artis Korea Selatan Jadi Mualaf, Ramadhan Tahun Ini Umroh dan Puasa di Tanah Suci

Baca juga: REZEKI Tak Terduga, 2 Artis Haru Bisa Umrah saat Pandemi, Ungkap 1 Kejadian Langka: Semua Izin Allah

"Manasik di Depag kemaren itu digagalkan langsung, sudah selesai manasik saya di panggil.

Manasik dulu setelah banyak jemaah keluar saya diminta masuk ke ruangan," tutur Atman dengan rasa kecewa pada Selasa (14/06/2022).

Ia seolah tak percaya dengan kabar tersebut, pasalnya segala persiapan sudah dilakukan mulai dari selamatan di kampungnya sebelum berangkat dan diantar orang-orang dan bahkan tetangganya ke Pelabuhan Batu Guluk Pulau Kangean.

"Tentu perasaan saya yang menusuk kalau saya digagalkan ini sangat malu dan tidak bisa ditebus dengan uang satu miliar. Kemaluan itu tidak bisa ditebus dengan uang, karena harapan tetangga dan keluarga itu," ungkapnya.

Terpisah, dikonfirmasi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Chaironi Hidayat mengakui dan merasa prihatin dengan gagalnya satu CJH berangkat ke tanah suci karena faktor usia.

Kemenag menyatakan keputusan tersebut karena pihaknya baru dari Saudi Arabia dan ternyata bagi J jamaah yang pada 30 Juni nanti usianya masuk 65 tahun atau usia maksimal.

Dan faktor itu visanya tidak bisa diproses, termasuk salah satunya CJH asal Sumenep.

"Pada dasarnya kita juga menyayangkan hal ini terjadi kemaren itu kita sudah positif memberangkatkan 317 jamaah akan tetapi beberapa hari yang lalu ada pemberitahuan dari Saudi Arabia.

Bahwa ada beberapa orang yang visanya masih belum bisa dikirimkan ke Indonesia visanya belum bisa dikeluarkan Saudi Arabia, salah satunya adalah CJH asal Sumenep," paparnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved