SOSOK Reporter Rusia yang Tewas di Kyiv, Perjalanan Karier Jurnalis Oksana Baulina Disorot
Reporter Rusia dikabarkan tewas di Kyiv saat sedang bertugas liputan. Perjalanan karier jurnalis Oksana Baulina disorot. Bagaimana sepak terjangnya?
Editor: Suli Hanna
TRIBUNTRENDS.COM - Konflik Rusia dan Ukraina masih bergulir setelah invansi sekira sebulan yang lalu.
Korban-korban terus berjatuhan.
Tak hanya warga sipil dan tentara, jurnalis juga menjadi korban konflik ini.
Reporter Rusia Oksana Baulina tewas akibat serangan Rusia ketika ia merekam kehancuran di sebuah pusat perbelanjaan di Kyiv.
Dilansir The Guardian, ia menjadi setidaknya jurnalis keempat yang tewas sejak konflik dimulai hampir sebulan lalu.
Baca juga: Terlalu Suka McDonalds, Pria Ini Rantai Dirinya di Pintu Gerai McD di Rusia Supaya Tidak Tutup
Baca juga: Tidur Pulas, 200 Tentara Ukraina Dihujani Roket Rusia, 50 Orang Tewas Seketika: Masih Banyak Jenazah
Baulina sebelumnya juga bekerja untuk Yayasan Anti-Korupsi pemimpin oposisi Rusia Alexander Navalny.
Ia tewas bersama warga sipil lainnya pada hari Rabu (23/3/2022) saat melakukan liputan untuk situs berita independen Rusia Insider.
Dua orang lainnya dalam kelompok itu terluka dalam serangan yang terjadi di distrik Podolsky di Kyiv.
"The Insider menyampaikan belasungkawa yang terdalam kepada keluarga dan teman Oksana," tulis outlet tersebut.
"Kami akan terus meliput perang di Ukraina, termasuk kejahatan perang Rusia seperti penembakan membabi buta di daerah pemukiman yang mengakibatkan kematian warga sipil dan jurnalis."
Baulina (42), memulai kariernya dengan bekerja untuk majalah lifestyle termasuk Time Out Moscow dan In Style.
Tetapi setelah satu dekade, ia beralih ke pekerjaan politik, menjadi produser untuk Yayasan Anti-Korupsi Alexander Navalny
Baulina pernah dipenjara sebentar ketika polisi Rusia menyerbu markas yayasan itu.
Saat itu ia sedang mengoordinasikan siaran langsung dari rapat umum nasional.
Baulina meninggalkan Rusia pada tahun 2021 setelah pihak berwenang menyatakan Yayasan Anti-Korupsi sebagai "organisasi ekstremis".
Tetapi ia masih memberikan laporakan untuk Insider dan Coda Story.
Setelah Rusia menginvasi Ukraina sebulan lalu, Baulina mengajukan beberapa laporan dari Kyiv dan Lviv di Ukraina barat untuk Insider.
Sergiy Tomilenko, kepala serikat jurnalis Ukrania, mengkonfirmasi kematian Baulina dalam sebuah pernyataan di Facebook.
Ia mengatakan bahwa Baulina memberikan laporan setelah terjadi aksi saling tembak, tetapi ia terkena tembakan baru.
Alexey Kovalev, editor investigasi di situs berita Rusia yang berbasis di Latvia, Meduza, memberi penghormatan kepada "kejernihan moral yang fenomenal" pada Baulina.
"Baulina membuang karier yang sukses di majalah-majalah mengkilap (saya pertama kali bertemu dengannya di Time Out Moscow pada tahun 2006 di mana dia mengedit bagian mode) untuk menjadi aktivis oposisi, juru kampanye hak asasi manusia dan kemudian reporter penuh waktu."
"Ditangkap beberapa kali, organisasinya dinyatakan 'ekstremis'," cuitnya.
Baca juga: VIRAL Foto Ibu Hamil Jadi Korban Perang, Ternyata Artis Ukraina, Kini Dituduh Rusia Cuma Makeup
Baca juga: Model Rusia Berakhir Tragis, Tubuh Ditemukan di Koper setelah Setahun Hilang, Sempat Kritik Putin
Anastasia Karimova, seorang direktur program di Foundation for Democratic Development di Washington, menulis di Twitter:
"Tentara Rusia telah membunuh salah satu orang terbaik Rusia."
Vladimir Milov, yang bekerja dengan Baulina di kelompok Navalny, bersumpah untuk membalaskan dendamnya.
"Saya tidak akan pernah melupakannya dan kepada semua orang yang bertanggung jawab atas kematiannya, saya berjanji bahwa mereka tidak akan lolos dengan (hanya) pengadilan dan vonis," kata Milov di Twitter.
"Sungguh horor yang luar biasa," tulis Lyubov Sobol, anggota terkemuka lainnya dari tim Navalny.
Setidaknya tiga wartawan lainnya tewas selama konflik Rusia-Ukraina.
Yang pertama ialah Brent Renaud, seorang pembuat film Amerika, kemudian kameramen Irlandia Pierre Zakrzewski dan produser Ukraina Oleksandra Kuvshynova.
Awak berita televisi bahkan ditembak ketika mereka memperlihatkan diri mereka sebagai jurnalis, memicu spekulasi bahwa mereka menjadi sasaran dengan sengaja.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
Artikel ini diolah dari Tribunnews.com yang berjudul Reporter Rusia Oksana Baulina Terbunuh di Kyiv, Menjadi Jurnalis Keempat yang Tewas selama Invasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/oksana-baulina-sosok-reporter-rusia-yang-tewas-di-kyiv-2.jpg)