Breaking News:

Dengar ART Kesayangan Jadi Korban Pembunuhan, Tangis Majikan Pecah, Syok Tahu Pelakunya: Dijemput

Tak kuasa menahan tangis, majikan syok asisten rumah tangga (ART) kesayangannya menjadi korban pembunuhan

Editor: Nafis Abdulhakim
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy/Rahmat Hidayat
Tangis majikan pecah tahu ART kesayangan jadi korban pembunuhan, sosok pelaku tak disangka 

TRIBUNTRENDS.COM - Tak kuasa menahan tangis, majikan syok asisten rumah tangga (ART) kesayangannya meninggal dunia.

ART tersebut tewas setelah menjadi korban pembunuhan yang dilakukan seorang pria.

Sosok pelakunya pun tak disangka.

Tangis Sherly (31) pecah saat mendatangi Polres Bogor.

Betapa tidak, wanita usia 31 tahun itu syok lantaran mendengar kabar asisten rumah tangga (ART) kesayangannya jadi korban pembunuhan.

Baca juga: Didakwa Bunuh ART Asal Sulsel, Finalis MasterChef dan Sang Suami Terancam Hukuman Mati

Baca juga: Siapa Cheslie Kryst? Simak Profil Miss USA 2019 yang Dikabarkan Meninggal Bunuh Diri

Kasus tewasnya SN (25) seorang asisten rumah tangga (ART) di Bogor yang dibunuh lalu dibuang jasadnya dengan dibungkus mirip sebuah paket di Cibinong, Kabupaten Bogor membuat sang majikan terpukul.

Majikan korban, Sherly mengaku bahwa korban SN ini merupakan pekerja yang baik.

Bahkan saat korban tak kunjung pulang, dia berusaha mencari korban hingga melapor ke polisi minta bantuan.

"Jadi dia janji sebenarnya mau pulang Minggu pagi. Tapi minggu pagi itu, dia tidak datang-datang, makanya saya cari," kata Sherly dengan nada terbata-bata menahan tangisnya di Mako Polres Bogor, Jumat (11/2/2022).

Polisi bekuk pelaku pembunuh perempuan yang mayatnya ditemukan terbungkus kardus dan plastik di Kampung Pisang, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Polisi bekuk pelaku pembunuh perempuan yang mayatnya ditemukan terbungkus kardus dan plastik di Kampung Pisang, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Dia mengaku bahwa bahwa SN merupakan ART yang sangat dia percaya, baik dalam mengurus rumah maupun mengasuh anak-anaknya.

"Tidak ada yang aneh-aneh. Dari mulai pertama kenal, anaknya baik, anaknya jujur, tidak macam-macam, tak pernah main HP saat kerja, dia anak yang baik, makanya saya percaya sama dia," kata Sherly.

Dia menjelaskan bahwa SN izin pergi meninggalkan rumahnya yang berlokasi di kawasan Cilebut itu pada Sabtu, 5 Februari 2022 untuk ke rumah kakak di Jakarta.

Saat pergi dari rumah, Sherly mengaku tak tahu korban dijemput seseorang dari rumahnya.

"Saya terakhir WA-an dibalas sama dia itu di jam 15.30 WIB Sabtu sore," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved