Berita Viral
Hotman Paris Kecewa Kasus Calon Polwan Dirudapaksa Oknum Polisi Baru Direspon Setelah WA Kapolri
Kasus calon polwan dirudapaksa oknum polisi akhirnya mendapat atensi Mabes Polri setelah Hotman Paris kirim pesan ke Kapolri
Editor: jonisetiawan
Ringkasan Berita:
- Kasus calon polwan dirudapaksa oknum polisi akhirnya mendapat atensi Mabes Polri
- Intervensi langsung dari Hotman Paris Hutapea membuat kasus ini ditangani lebih serius oleh pusat
- Mabes Polri bersama Propam akan melakukan audit investigasi menyeluruh untuk menelusuri proses penanganan kasus di Polda Jambi
TRIBUNTRENDS.COM - Penanganan kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang remaja calon polisi wanita (Polwan) di Provinsi Jambi kini memasuki fase yang jauh lebih krusial.
Setelah sempat disorot karena dianggap berjalan lambat dan minim perkembangan, perkara ini akhirnya mendapat perhatian langsung dari jajaran tertinggi kepolisian.
Sorotan tersebut tak lepas dari langkah tegas pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang secara terbuka menyuarakan kekecewaannya.
Melalui akun media sosial pribadinya, ia mengungkapkan bahwa upaya timnya dalam mencari keadilan sempat tidak mendapatkan respons memadai di tingkat pusat.
Baca juga: Aksi Bejat Polisi Rudapaksa Calon Polwan Jambi, Ditonton & Disoraki Polisi Lain, Hotman Paris Bantu
Desakan Langsung ke Pucuk Pimpinan Polri
Tak tinggal diam, Hotman langsung mengambil langkah cepat dengan menghubungi Listyo Sigit Prabowo serta sejumlah pejabat tinggi kepolisian lainnya melalui pesan singkat.
Dalam pernyataannya, ia mengapresiasi respons cepat dari Kapolri yang segera menindaklanjuti aduannya.
“Terimakasih kepada Pak Kapolri yang cepat menanggapi WA Hotman sehingga para Senior Mabes Polri temuin Korban, Ibu Korban dan Tim Hotman 911. Bayangin anak buahnya cuekin Korban dan Tim hari ini!” tulisnya.
Pernyataan itu sekaligus menegaskan adanya ketimpangan respons antara level pusat dan daerah dalam penanganan kasus yang sensitif ini.
Intervensi Mabes Polri dan Audit Menyeluruh
Respons cepat dari Mabes Polri berbuah konkret. Keluarga korban akhirnya dipertemukan dengan petinggi Bareskrim Polri, termasuk pejabat tinggi di bidang penyidikan dan perlindungan perempuan dan anak.
Meski laporan polisi baru tidak diterbitkan untuk menghindari tumpang tindih dengan perkara di Polda Jambi, Mabes Polri mengambil langkah yang jauh lebih strategis: melakukan audit investigasi secara menyeluruh.
Tim khusus dari Mabes Polri dijadwalkan turun langsung ke Jambi bersama unsur Propam untuk menelusuri seluruh proses penanganan kasus.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa institusi ingin memastikan tidak ada celah kelalaian maupun penyimpangan dalam proses hukum.
Terungkap Dugaan Kelalaian di Tingkat Daerah
Dalam proses supervisi awal, muncul sejumlah temuan yang cukup mengkhawatirkan terkait kinerja penyidik di daerah.
Korban disebut hanya menerima satu kali Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) sejak kasus naik ke tahap penyidikan.
Baca juga: Hotman Paris Murka Lihat Oknum Polisi Jambi Cuma Disuruh Minta Maaf Usai Fasilitasi Pemerkosaan
Sumber: TribunTrends.com
| Gaya Hedon Idja Djajuli Satpol PP Bogor, Gadai SK Anak Buah, Korban yang Cicil Pinjaman, Hidup Susah |
|
|---|
| Tak Cuma Sanksi Kampus, Komisi X DPR Ingin 16 Mahasiswa UI Rasakan Dinginnya Penjara Lewat UU TPKS |
|
|---|
| Terkuak Motif 4 Prajurit TNI Siram Air Keras ke Andrie Yunus, Dendam Pribadi, Ada Tersangka Baru? |
|
|---|
| Link Pendaftaran 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih, Lulusan Semua Jurusan Bisa Daftar, Buruan! |
|
|---|
| Syarat Jadi Manajer Kopdes Merah Putih, Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Tanpa Pungutan Biaya! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Hotman-Paris-rilis-kasus-pemerkosaan-di-Jambicalon-polwan.jpg)