Breaking News:

Berita Viral

Nasib Supervisor Mie Gacoan yang Paksa Karyawan Resign, Kena Sanksi Tegas, Berujung Minta Maaf

Karyawan Mie Gacoan diminta membuat surat pengunduran diri oleh supervisor saat meminta izin menemani orang tua yang sakit, SPV disanksi

Penulis: joisetiawan
Editor: jonisetiawan
Kolase Instagram @infipop.id/@undercover.id
MIE GACOAN VIRAL - Seorang karyawan Mie Gacoan viral setelah diminta membuat surat pengunduran diri oleh supervisor saat meminta izin menemani orang tua yang sakit, kini sang supervisor kena sanksi tegas dari perusahaan. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang karyawan Mie Gacoan Medan Marelan viral setelah diminta membuat surat pengunduran diri oleh supervisor saat meminta izin menemani orang tua yang sakit
  • Manajemen melalui PT Mitra Bali Sukses menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak sesuai SOP
  • Supervisor yang bersangkutan telah dikenai sanksi internal dan menyampaikan permintaan maaf terbuka

 

TRIBUNTRENDS.COM - Gelombang kemarahan publik bermula dari sebuah percakapan sederhana yang berubah menjadi polemik besar.

Di tengah rutinitas kerja yang padat, seorang karyawan di gerai Mie Gacoan Medan Marelan justru dihadapkan pada situasi sulit: memilih antara pekerjaan atau mendampingi orang tua yang sedang sakit.

Keputusan yang diharapkan penuh empati itu justru berujung kontroversi, hingga akhirnya menyeret nama perusahaan dan manajemennya ke sorotan luas.

Baca juga: Modal Franchise Mie Gacoan Tahun 2025 di Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya, Catat Syaratnya

Permintaan Izin Berujung Tekanan

Kasus ini mencuat setelah beredar tangkapan layar percakapan antara karyawan dan supervisor store yang viral di media sosial.

Dalam percakapan tersebut, sang karyawan memohon izin untuk menemani orang tuanya yang tengah sakit. Namun respons yang diterima jauh dari harapan.

Alih-alih mendapatkan izin atau dukungan, supervisor justru meminta karyawan tersebut untuk segera membuat surat pengunduran diri. Sikap yang dinilai publik minim empati ini pun memicu reaksi keras dan menjadi perbincangan luas.

Klarifikasi Perusahaan: Tindakan Di Luar Wewenang

Menanggapi polemik yang berkembang, pihak manajemen melalui PT Mitra Bali Sukses akhirnya angkat bicara.

Dalam pernyataan resminya, perusahaan mengakui adanya tindakan yang tidak sesuai dengan kebijakan internal.

Disebutkan bahwa langkah yang diambil supervisor tersebut tidak mencerminkan standar operasional maupun nilai-nilai yang dijunjung perusahaan. Dengan kata lain, tindakan tersebut dilakukan di luar kewenangan yang seharusnya.

Mie Gacoan di By Pass Darma Giri Kota Gianyar, Bali
Mie Gacoan di By Pass Darma Giri Kota Gianyar, Bali (Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta)

Status Karyawan Tetap Aman

Perusahaan juga memberikan penegasan penting terkait nasib karyawan yang menjadi korban dalam kasus ini. Hingga saat ini, karyawan tersebut dipastikan masih berstatus aktif dan tetap terdaftar secara resmi di perusahaan.

Selain itu, manajemen menegaskan bahwa setiap proses pemutusan hubungan kerja (PHK) wajib melalui prosedur yang ketat, sesuai aturan perusahaan dan perundang-undangan, serta harus mendapatkan persetujuan dari divisi Human Capital.

Baca juga: Viral Momen Jokowi Ajak Rombongan Makan di Mie Gacoan di Lombok, Warganet Penasaran: Antre Gak?

Sanksi Tegas untuk Supervisor

Sebagai bentuk tanggung jawab, perusahaan tidak tinggal diam. Supervisor store yang terbukti melakukan pelanggaran telah dijatuhi sanksi tegas sesuai ketentuan internal.

“Manajemen telah memberikan sanksi tegas kepada supervisor store yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan internal perusahaan” tulis pengumuman tersebut, dikutip TribunTrends, Rabu, 8 April 2026.

Permintaan Maaf Terbuka

Di tengah tekanan publik yang terus menguat, supervisor yang bersangkutan akhirnya muncul memberikan klarifikasi melalui sebuah video. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan penyesalan atas tindakannya.

Halaman 1/2
Tags:
Mie GacoanSupervisorsanksi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved