Berita Viral
30 Tahun Mengabdi Membersihkan Vihara, Marsini Terima Honor dari Pemkab Semarang
Marsini, warga Semarang, selama puluhan tahun merawat vihara sambil bertani. Kini ia mendapat honor dari pemerintah daerah.
Penulis: Tim Konten Trends
Editor: Tim TribunTrends
TRIBUNTRENDS.COM - Seorang perempuan bernama Marsini akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah daerah setelah puluhan tahun mengabdikan diri merawat tempat ibadah.
Perempuan berusia 50 tahun tersebut merupakan warga Desa Candigaron, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Selama sekitar tiga dekade, ia menjadi penjaga sekaligus petugas kebersihan di Vihara Kasapa yang berada di desanya.
Di sela aktivitasnya merawat vihara, Marsini juga bekerja sebagai petani sayuran untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Mengabdi Puluhan Tahun di Vihara
Selama bertahun-tahun, Marsini menjalankan tugas membersihkan area vihara dan menjaga lingkungan tempat ibadah tersebut tetap rapi dan nyaman bagi umat yang datang.
Pekerjaan itu ia jalani dengan penuh tanggung jawab meskipun harus membagi waktu dengan aktivitas lain sebagai petani.
Rutinitas bertani menjadi sumber penghasilan utama bagi Marsini untuk mencukupi kebutuhan keluarga.
Meski demikian, ia tetap meluangkan waktu untuk merawat vihara yang sudah lama ia jaga.
Terima Honor dari Pemerintah Daerah
Pengabdian Marsini akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Semarang.
Pada Jumat (13/3/2026), ia diundang ke pendopo rumah dinas Bupati Semarang untuk menerima honorarium sebagai penjaga tempat ibadah.
Marsini mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah tersebut.
Menurutnya, honor yang diterima sangat berarti bagi dirinya dan keluarga.
Ribuan Penjaga Tempat Ibadah Terima Insentif
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Semarang, Asep Mulyana, menjelaskan bahwa pemerintah daerah mengalokasikan anggaran insentif bagi ribuan rohaniawan dan penjaga tempat ibadah pada tahun 2026.
Total anggaran yang disiapkan untuk rohaniawan mencapai sekitar Rp 1,49 miliar bagi 2.136 orang penerima, yang terdiri dari imam masjid, rohaniawan gereja, vihara, pura, sanggar, hingga klenteng.
Masing-masing penerima mendapatkan insentif sebesar Rp 700 ribu.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan insentif bagi tenaga keamanan, marbot, dan penjaga tempat ibadah.
Sumber: TribunTrends.com
| Amsal Sitepu Tolak Ganti Rugi Uang Usai Mendekam 131 Hari: Negara Harus Bayar dengan Kebijakan |
|
|---|
| Sosok Ida Hamidah, Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan Dedi Mulyadi Usai Langgar Aturan Pajak |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Ngamuk! Kepala Samsat Soekarno-Hatta Dicopot Usai Abaikan Aturan Bayar Pajak Tanpa KTP |
|
|---|
| Purbaya Tak Tahu Bagaimana Program Pengadaan Motor MBG Bisa Lolos, Kepala BGN Buat Klarifikasi |
|
|---|
| Kabar Ahmad Husein Pembela Bupati Sudewo, Tersungkur di Ring Tinju, Sampai Ditandu & Pasang Oksigen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/30-Tahun-Mengabdi-Membersihkan-Vihara-Marsini-Terima-Honor-dari-Pemkab-Semarang.jpg)