Berita Viral
Korban Longsor Sampah Bantargebang Ditemukan 10 Meter di Bawah Timbunan
Korban tewas kelima ditemukan di kedalaman sekitar 10 meter dari permukaan timbunan sampah TPST Bantargebang.
Editor: Amir M
Ringkasan Berita:
- Gunungan sampah setinggi sekitar 10 meter di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, longsor pada Minggu (8/3/2026), menimbun sopir truk dan warga di sekitar lokasi.
- Evakuasi tim SAR gabungan menemukan satu jenazah baru, sehingga total korban meninggal menjadi lima orang, sementara empat lainnya masih dicari.
- Peristiwa terjadi saat truk-truk mengantre membuang sampah, dan pencarian korban terus dilakukan dengan menggunakan ekskavator serta 336 personel dari berbagai instansi.
TRIBUNTRENDS.COM – Sebuah tragedi terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, saat gunungan sampah longsor menimbun korban hingga kedalaman sekitar 10 meter, Minggu (8/3/2026).
Evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan menemukan satu jenazah di bawah timbunan sampah, menambah jumlah korban meninggal menjadi lima orang.
Sejumlah sopir truk dan warga yang berada di sekitar lokasi pun menjadi korban, dengan empat lainnya masih dalam pencarian hingga Senin (9/3/2026).
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.
Peristiwa ini bermula saat sejumlah truk sampah mengantre untuk membuang muatan di area pembuangan TPST Bantargebang pada Minggu siang.
“Pada saat truk sampah antre mau buang sampah sekitar pukul 14.30 WIB, tiba-tiba tumpukan sampah longsor sehingga sopir yang antre untuk buang sampah tertimbun longsoran sampah," ujar anggota rescue Damkar Kota Bekasi, Eko Uban saat dikonfirmasi, Minggu.
Sopir truk hingga warga ikut tertimbun
Longsoran sampah tidak hanya menimpa sopir truk yang mengantre di lokasi.
Sejumlah warga yang berada di sekitar area pembuangan juga ikut tertimbun.
Menurut Eko, warga yang berada di warung di sekitar lokasi kejadian turut menjadi korban saat tumpukan sampah ambruk.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 13 orang menjadi korban yang terdiri dari sopir truk sampah, warga sekitar, hingga pemulung.
Dari total korban tersebut, dalam pencarian awal, empat orang ditemukan meninggal dunia, empat lainnya selamat, dan lima orang masih dinyatakan hilang.
Petugas gabungan kemudian melakukan operasi pencarian terhadap para korban yang diduga masih tertimbun material sampah.
Pencarian korban dilakukan Senin pagi
Pantauan Kompas.com di lokasi pada Senin (9/3/2026) pagi menunjukkan petugas terus melakukan pencarian korban di area longsoran.
Sebanyak 15 unit ekskavator dikerahkan untuk membuka timbunan sampah dan mempercepat proses pencarian.
Petugas menyisir area longsoran secara bertahap untuk memastikan tidak ada korban yang masih tertimbun.
Sumber: Kompas.com
| Korban Minta Efek Jera, LPSK Akan Ajukan Restitusi Miskinkan Para Pelaku Daycare Little Aresha |
|
|---|
| Dirut KAI Bobby Rasyidin Sebut Usulan Pemindahkan Gerbong Wanita Tidak Tepat, 'Kami Tak Membedakan' |
|
|---|
| Eks Finalis Puteri Indonesia Diduga Jadi Dokter Kecantikan Bodong, Korban Alami Pendarahan & Infeksi |
|
|---|
| 'Nanti Nggak Balik Lagi?', Percakapan Terakhir Karyawan Kompas TV Korban Kecelakaan KRL, Ingin Cuti |
|
|---|
| Nasib Sopir Taksi Green SM yang Menjadi Permulaan Kecelakaan Beruntun & Masinis, Akan Diperiksa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Temuan-satu-jenazah-laki-laki-dalam-peristiwa-longsoran-sampah-di-Bantargebang-Senin-932026.jpg)