Breaking News:

Tak Sendiri, Prabowo Subianto Bakal ke Teheran Iran Bareng Pemimpin Pakistan, Ditelepon Duluan

Prabowo Subianto bakal ke Teheran untuk jadi juru damai Iran-Amerika Serikat. Pemimpin Pakistan telepon ngajak bareng.

|
Instagram @prabowo
WACANA PRESIDEN PRABOWO - Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddique sebut Presiden Prabowo dihubungi pemimpin Pakistan. Pemimpin Pakistan dikabarkan bersedia untuk bersama-sama dengan Presiden Prabowo untuk berkunjung ke Teheran. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNTRENDS.COM - Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel belakangan ini telah menyita perhatian dunia, termasuk di Indonesia, terutama terkait posisi diplomatik Presiden Prabowo Subianto.

Melalui Kementerian Luar Negeri, Presiden ke-8 RI tersebut menyatakan kesiapannya untuk bertindak sebagai juru damai.

Prabowo Subianto bahkan menyatakan kerelaannya bertolak ke Teheran guna mewujudkan deeskalasi konflik.

Namun, inisiatif ini memicu perdebatan publik. Beberapa pihak menilai langkah Prabowo perlu dievaluasi kembali.

Mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Dian Wirengjurit, misalnya, menilai bahwa Iran kemungkinan besar tidak akan sepenuhnya menerima Indonesia sebagai mediator.

Pandangan ini didasari fakta bahwa Indonesia telah menjadi anggota Board of Peace. BoP merupakan badan internasional yang dibentuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Alhasil keterlibatan Indonesia berpotensi memengaruhi persepsi Iran terhadap netralitas negara.

Di tengah skeptisisme tersebut, langkah Prabowo justru mendapat apresiasi dari Pakistan.

Pemimpin Pakistan bahkan mengajak untuk melakukan kunjungan bersama ke Teheran.

Hal tersebut dibeberkan Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddique.

Baca juga: Diundang ke Istana, KH Said Aqil Kini Paham Prabowo Gabung BoP: InsyaAllah Saya di Belakang Bapak

AS-ISRAEL SERANG IRAN - Amerika Serikat dan Israel serang Iran hingga tewaskan Ayatollah Ali Khamenei sang pemimpin tertinggi. Presiden Indonesia Prabowo Subianto bersedia bertolak menuju Teheran, Iran, demi terciptanya kondisi keamanan yang kondusif.
AS-ISRAEL SERANG IRAN - Amerika Serikat dan Israel serang Iran hingga tewaskan Ayatollah Ali Khamenei sang pemimpin tertinggi. Presiden Indonesia Prabowo Subianto bersedia bertolak menuju Teheran, Iran, demi terciptanya kondisi keamanan yang kondusif. (Instagram @presidenrepublikindonesia)

Pengakuan Jimly Asshiddique

Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddique mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto dan pemimpin Pakistan akan berkunjung ke Teheran, Iran, untuk meredam eskalasi konflik di Timur Tengah.

Ia mengaku mendengar hal tersebut langsung dari Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan ulama, pimpinan pondok pesantren, dan pimpinan organisasi masyarakat Islam, Kamis (5/3/2026) kemarin.

"Saya bersyukur Perdana Menteri Pakistan bersedia untuk bersama-sama dengan Presiden Prabowo untuk berkunjung ke Teheran. Itu yang diterangkan tadi oleh Presiden," kata Jimly di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis malam.

"Lupa saya Perdana Menteri atau Presiden Pakistan. Nah mereka akan sama-sama pergi ke Teheran," imbuh dia.

Berdasarkan penuturan Prabowo, Kepala Negara ditelepon langsung oleh pemimpin Pakistan untuk lawatan tersebut.

Halaman 1/2
Tags:
Prabowo SubiantoPakistanTeheranIran
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved