Sosok Iptu N, Oknum Polisi di Makassar Tak Sengaja Tembak Remaja hingga Tewas, Diperiksa Propam
Inilah Iptu N, seorang oknum polisi di Makassar yang membuat nyawa seorang remaja melayang. Ia tidak sengaja tembak tubuh korban.
Editor: Febriana Nur Insani
Ringkasan Berita:
- Iptu N membuat nyawa Bertrand Eko Prasetyo, seorang remaja di Makassar melayang
- Iptu N tidak sengaja menembak Bertrand Eko Prasetyo saat berupaya membubarkan tawuran
- Iptu N kini diproses hukum dan jalani pemeriksaan kode etik oleh Propam
TRIBUNTRENDS.COM - Fenomena kekerasan oknum kepolisian terhadap warga sipil kembali menjadi sorotan tajam.
Kasus Bripda Masias Victoria Siahaya di Kota Tual menjadi contoh buruk, di mana ia secara brutal menganiaya seorang pelajar berusia 14 tahun.
Ia memukul menggunakan helm hingga korban berakhir tewas.
Tragedi bermula pada Kamis (19/2) saat Brimob melakukan patroli pembubaran konvoi motor.
Meski AT sejatinya bukan bagian dari gerombolan tersebut, ia justru menjadi korban salah sasaran yang fatal.
Mirisnya lagi, korban sempat dilarikan ke rumah sakit dengan narasi palsu sebagai korban kecelakaan, sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.
Bripda MS kini telah menyandang status tersangka dan dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
Belum kering luka yang ditimbulkan akibat arogansi aparat, kini kejadian serupa kembali terulang.
Seorang remaja di Makassar tewas setelah tertembak oleh oknum polisi.
Lantas, apa sanksi yang diterima oknum polisi tersebut?
Baca juga: Kronologi Brimob Aniaya Siswa MTs di Maluku, Korban Meninggal dengan Luka di Pelipis
Ya, seorang remaja bernama Bertrand Eko Prasetyo (18) meninggal dunia setelah diduga terkena tembakan seorang anggota polisi di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (1/3/2026) lalu.
Peristiwa nahas itu terjadi saat korban bersama rekan-rekannya terlibat tawuran menggunakan mainan senapan water jelly. Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menjelaskan, aksi para remaja tersebut dilaporkan telah meresahkan warga sekitar pukul 07.00 WITA.
Menindaklanjuti laporan warga, seorang anggota Unit Reskrim Polsek Panakkukang berinisial Iptu N mendatangi lokasi untuk melakukan pembubaran.
"Ada laporan bahwa ada anak-anak muda yang sedang bermain senapan omega (senapan water jelly) disitu mereka mencegat orang-orang yang jalan, lalu mendorong orang yang jalan juga," ujar Arya saat memberikan keterangan di Mapolrestabes Makassar, Selasa (3/3/2026) malam.
Kronologi Tembakan Tak Sengaja
Berdasarkan keterangan kepolisian, Iptu N berupaya mengamankan Bertrand saat kelompok remaja tersebut melakukan tindakan keras kepada salah seorang pengendara motor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/ilustrasi-polisi-2.jpg)