Breaking News:

Berita Viral

Sosok Miranda Lee, Bule yang Protes Tadarus di Gili Trawangan Bawa Parang, Ternyata Bos Villa!

Meski sudah lama berada di pulau ini, Miranda Lee memiliki masalah dengan kebiasaan lokal, terutama suara tadarus di musala selama Ramadan.

Editor: Amir M
TribunLombok.com
BULE PROTES TADARUS - Bule Selandia Baru memprotes tadarus di musala di Gili Trawangan (19/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Miranda Lee, WNA asal Selandia Baru, tinggal di villa keluarganya di Gili Trawangan dan sudah lama menetap di sana. 
  • Kamis malam (19/2/2026), ia mengamuk di musala karena terganggu suara tadarus, mencabut kabel mikrofon, menyerang jamaah, dan mengancam warga dengan parang. 
  • Insiden ini memicu kepanikan, viral di media sosial, dan membuat aparat turun tangan untuk menenangkan situasi serta memberikan edukasi tentang tradisi Ramadan.

TRIBUNTRENDS.COM - Miranda Lee, warga negara asing (WNA) asal Selandia Baru, menjadi sorotan setelah mengamuk di musala Gili Trawangan, Lombok Utara karena merasa terganggu suara tadarus (membaca Al-quran). 

Tindakan ekstremnya, mulai dari mencabut kabel mikrofon hingga menyerang warga dan mengancam dengan parang, memicu kepanikan warga setempat.

Insiden ini terjadi Kamis malam (19/2/2026) dan membuat aparat turun tangan untuk menenangkan situasi serta memberikan edukasi tentang tradisi Ramadan.

Kejadian itu memicu kemarahan warga setempat dan mendesak WNA yang telah lama tinggal di Gili Trawangan itu untuk keluar dari tempat ibadah.

Tindakan Miranda Lee itu memicu kemarahan warga setempat dan mendesak WNA yang telah lama tinggal di Gili Trawangan itu untuk keluar dari tempat ibadah.

Bahkan, kejadian itu menyebar di media sosial, yang memperlihatkan seorang WNA perempuan yang mengenakan pakaian hitam dengan rambut pirang terikat, tiba-tiba masuk tempat ibadah dan mengamuk.

Dalam video itu, warga yang kesal memakinya dan mendesaknya keluar.

Namun WNA asal New Zealand itu melawan dengan mencakar salah seorang warga hingga terluka.

Setelah itu, WNA tersebut terus berteriak memaki warga dengan keras.

Namun, para warga terlihat menghindari tindakan fisik pada perempuan New Zealand tersebut.

Sosok Amanda Lee

Miranda Lee adalah Warga Negara Asing asal Selandia Baru yang sudah lama menetap di Gili Trawangan, Lombok Utara, bersama orang tuanya.

Ia tinggal di villa keluarganya setelah orang tuanya tidak lagi menempati tempat tersebut.

Meski sudah lama berada di pulau ini, Miranda dilaporkan memiliki masalah dengan kebiasaan lokal, terutama suara tadarus di musala yang rutin berlangsung selama bulan Ramadan.

Kamis malam (19/2/2026), Miranda tiba-tiba mengamuk di musala karena merasa terganggu oleh suara tadarus.

Ia mencabut kabel mikrofon, menyerang jamaah hingga melukai salah seorang warga, dan tetap melawan saat warga berusaha menenangkannya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Tags:
Miranda LeeSelandia BaruGili Trawanganbule serang tadarusan di Gili TrawanganLombok UtaraNusa Tenggara Barat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved