Breaking News:

Berita Viral

Mengenang Kopilot Smart Air Baskoro Adi, Sosok Humoris yang Gugur di Papua dan Baru Punya Pacar

Baskoro Adi Anggoro, seorang kopilot muda berbakat dari Smart Air, baru saja menuntaskan penerbangan terakhirnya menuju keabadian.

Editor: Sinta Darmastri
TribunJakarta
KOPILOT BASKORO ADI - Baskoro Adi Anggoro, seorang kopilot muda berbakat dari Smart Air, baru saja menuntaskan penerbangan terakhirnya menuju keabadian. 

Ringkasan Berita:
  • Baskoro Adi Anggoro, seorang kopilot muda berbakat dari Smart Air, baru saja menuntaskan penerbangan terakhirnya menuju keabadian
  • Ia adalah nyawa dalam setiap pertemuan keluarga, sosok yang selalu mampu memecah suasana dengan candaannya
  • Rencananya, sang kopilot akan diantarkan ke peristirahatan terakhirnya pada Jumat (13/2/2026) sore

 

TRIBUNTRENDS.COM - Dukacita mendalam menyelimuti sebuah rumah di Duren Sawit, Jakarta Timur. 

Baskoro Adi Anggoro (29), seorang kopilot muda berbakat dari Smart Air, baru saja menuntaskan penerbangan terakhirnya bukan di landasan pacu, melainkan menuju keabadian. 

Tragedi penembakan oleh KKB di Bandar Udara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, telah merenggut nyawa pemuda yang sejak kecil mendambakan cakrawala ini.

Rabu (11/2/2026) menjadi hari yang memilukan bagi keluarga. 

Harapan sempat membuncah saat sinyal GPS pesawat masih terdeteksi, namun takdir berkata lain.

Baca juga: Penembakan Pesawat Smart Air di Papua Buat Warga Ketakutan, Puluhan Orang Mengungsi!

Antara Tugas dan Kekhawatiran Keluarga

Baskoro bukanlah orang baru di dunia penerbangan, ia telah lima tahun mengabdi di Smart Air. 

Namun, penugasannya di wilayah Papua dalam lima hari terakhir memang sempat menyulut cemas di hati orang tuanya.

Paman korban, Doni Widiatmoko (56), mengenang bagaimana Baskoro mencoba menenangkan hati sang ibu sebelum berangkat.

"Tapi sempet ditanyain (sama orangtua) 'Aman enggak?' sama orang tuanya. Dia bilang 'Aman' katanya. Dia sudah pernah (ditugaskan di wilayah Papua), ternyata bandaranya beda," kenang Doni, Kamis (12/2/2026).

Keyakinan itu kini meninggalkan tanya yang besar. 

Keluarga sangat menyesalkan celah keamanan di Bandar Udara Koroway Batu yang membuat kelompok Batalion Kanibal dan Semut Merah bisa melakukan serangan brutal terhadap penerbangan sipil.

Baca juga: Detik-detik Mencekam Pesawat Smart Air Ditembaki di Papua, 2 Pilot Tewas, 13 Penumpang Selamat!

Keamanan Bandara yang Dipertanyakan

Logika sederhana keluarga terusik. Bagaimana mungkin sebuah gerbang transportasi udara yang membawa belasan nyawa sipil termasuk seorang bayi begitu rentan ditembus?

"Bandara enggak ada pengamanan ini bandara apa? Kalau menurut saya begitu ya. Kalau orangtua (Baskoro) juga tadi sempet kaget itu. Kenapa enggak ada pengamanan," tutur Doni dengan nada getir.

Baca juga: Pilot dan Kopilot Smart Air Gugur dalam Insiden Penembakan di Boven Digoel, 13 Penumpang Selamat

Sosok Jenaka yang Pergi Terlalu Cepat

Di mata keluarga, Baskoro bukan sekadar kopilot profesional. 

Halaman 1/2
Tags:
Baskoro Adi AnggoroKopilotPapuaKKB Papua
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved