Berita Viral
Beda dari Hogi Minaya, Mahasiswi Jogja Ini Dapat Penghargaan Usai Tabrak Jambret hingga Terkapar
Kapolresta Yogyakarta menegaskan bahwa mahasiswi bernama Eviana tidak akan dikenai proses hukum usai tabrak jambret hingga terkapar
Editor: jonisetiawan
Ringkasan Berita:
- Kapolresta Yogyakarta menegaskan bahwa mahasiswi bernama Eviana tidak akan dikenai proses hukum
- Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak takut bertindak ketika menjadi korban kejahatan, selama tindakan tersebut dilakukan untuk mempertahankan diri dan membantu penegakan hukum
- Pelaku penjambretan diketahui sebagai residivis kasus penganiayaan dan menggunakan sepeda motor hasil curian
TRIBUNTRENDS.COM - Keberanian seorang mahasiswi di Yogyakarta menjadi sorotan publik setelah aksinya mengejar dan menabrak pelaku penjambretan berujung pada penangkapan pelaku di lokasi kejadian.
Di tengah kekhawatiran sebagian masyarakat akan risiko hukum saat melawan pelaku kejahatan, kepolisian justru memberikan sikap tegas: korban tidak akan diproses hukum.
Kapolresta Yogyakarta Kombes Eva Guna Pandia memastikan bahwa pihaknya menolak segala upaya laporan balik yang mungkin diajukan pelaku penjambretan berinisial W terhadap korban, Eviana.
Baca juga: Kisah Eviana, Mahasiswi di Jogja Dapat Apresiasi Usai Tabrak Jambret, Beda dengan Nasib Hogi Minaya
Kapolresta Tegaskan: Pelaku Tak Bisa Melapor Balik
Pandia menyatakan dengan tegas bahwa upaya hukum dari pelaku terhadap korban tidak akan dilayani oleh kepolisian.
Menurutnya, status pelaku sebagai pelaku tindak pidana sudah jelas dan tidak bisa diputarbalikkan.
"Akan kita tolak, karena dia pelaku," ujar Pandia saat ditemui di Yogyakarta, Rabu (11/2/2026).
Ia menegaskan bahwa peristiwa penabrakan yang dilakukan korban merupakan bagian dari satu rangkaian kejadian saat korban mempertahankan diri dari kejahatan yang menimpanya.
Polisi Imbau Warga Tak Takut Bela Diri
Lebih jauh, Pandia mengimbau masyarakat agar tidak ragu bertindak ketika menjadi korban kejahatan jalanan.
Selama tindakan dilakukan dalam konteks membela diri dan membantu penegakan hukum, kepolisian tidak akan mempersulit warga.
Ia bahkan menyebut keberanian Eviana sebagai contoh nyata peran aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dorong Sinergi Masyarakat dan Kepolisian
Pandia berharap peristiwa ini dapat memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam menciptakan suasana kota yang aman dan kondusif.
"Tidak perlu khawatir, kalau masyarakat membantu kepolisian kami apresiasi itu yang kita harapkan. Itu yang saya harapkan sinergitas dengan masyarakat," ucap Pandia.
Menurutnya, keterlibatan warga sangat dibutuhkan untuk meminimalisasi ruang gerak pelaku kriminal di Yogyakarta.
Baca juga: Pengacara Jambret Kasus Hogi Minaya Kecewa DPR hanya Wakili Kepentingan Hogi: Apakah Adil Buat Kami?
Kronologi Aksi Heroik Eviana
Aksi berani Eviana (21) terjadi pada Senin (9/2/2026) sore.
Sumber: TribunTrends.com
| Mantan Menantu Jadi Otak Kasus Pembunuhan Nenek di Pekanbaru, Dua Pelaku Lelaki Ditembak Polisi |
|
|---|
| Kronologi Mobil Kadin Tabrak Anak-anak SD yang Tengah Jajan, 2 Orang Meninggal Termasuk Pedagang |
|
|---|
| Sosok AF, Mantan Menantu yang Bunuh Nenek di Pekanbaru, Padahal Masih Sering Dibantu Korban |
|
|---|
| Wakil Dekan UIN Jambi yang Digrebek dengan Mahasiswi di Kos Kini Dinonaktifkan, Kampus Buka Suara |
|
|---|
| Viral Pria Gelantungan di Kap Mobil yang Melaju di Grogol, Diduga Teriak 'Maling', Masalah Keluarga? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Eviana-terima-apresiasi-setelah-gagalkan-aksi-penjambretan-yang-dialaminya.jpg)