Berita Viral
Akhir Pilu Pencarian Yazid Pendaki Bukit Mongkrang Ditemukan di Jalur Bukit Mitis, Tersesat 23 Hari
Jasad Yazid ditemukan di area yang cukup jauh dari keramaian, tepatnya di sisi barat jalur utama pendakian Bukit Mongkrang, terendus oleh komunitas.
Editor: Sinta Darmastri
Namun, alam seolah enggan memberi petunjuk. Selama tiga hari berturut-turut, tim SAR harus bertaruh nyawa di tengah badai ekstrem yang menerjang Bukit Mongkrang.
Rescuer Basarnas Surakarta, Aditya, menceritakan betapa sulitnya medan saat itu.
Tim sempat menemukan jaket dan tempat makan, namun harapan itu pupus setelah dikonfirmasi bukan milik korban.
Keanehan sempat menyelimuti pencarian ini karena minimnya jejak fisik.
Menurut Aditya, tidak ditemukan tanda-tanda yang biasanya muncul pada kasus pendaki jatuh ke jurang.
“Kalau pun dia jatuh ke jurang biasanya meninggalkan jejak seperti potongan pakaian atau pun sepatu,” kata Aditya.
Hingga 500 personel dikerahkan pada puncaknya, namun jejak Yazid tetap nihil.
Baca juga: Yazid Ditemukan, Relawan Cerita Perjuangan saat Menyisir Jalur Maut Demi Mencari Pendaki Mongkrang
Isak Tangis di Penutupan Operasi
Setelah 13 hari pencarian intensif tanpa hasil, tim SAR gabungan terpaksa mengambil keputusan berat.
Atas dasar keselamatan tim dan kondisi cuaca yang tak kunjung membaik, operasi resmi ditutup pada Sabtu (31/1/2026).
Suasana haru menyelimuti posko saat itu. Keluarga korban dan para relawan tak kuasa menahan tangis ketika doa penutup dibacakan tanpa kehadiran Yazid.
Meski operasi resmi berakhir, para relawan lokal tak sepenuhnya menyerah dan terus melakukan pemantauan terbatas.
Titik Terakhir di Bukit Mitis
Kesabaran dan doa itu akhirnya terjawab 23 hari kemudian.
Penemuan Yazid di luar jalur utama pendakian seolah mengonfirmasi betapa jauh ia tersesat dari rute yang seharusnya.
Kini, pihak berwenang tengah melakukan verifikasi lanjutan untuk proses identifikasi resmi.
Peristiwa ini meninggalkan luka mendalam sekaligus pelajaran berharga bagi dunia pendakian di Indonesia tentang betapa tipisnya batas antara petualangan dan tragedi di lereng Gunung Lawu.
(TribunTrends.com/Diolah dari artikel di Kompas.com)
Jangan lewatkan berita-berita TribunTrends.com tak kalah menarik lainnya di Google News, Threads, dan Facebook
Sumber: TribunTrends.com
| Tarif Transjabodetabek Naik Sesuai Kondisi Ekonomi, Pramono Anung: yang Mampu Bayar Lebih Tinggi |
|
|---|
| ESDM Sebut Kenaikan Harga Pertamax Masih di Bawah Harga Pasar, Bandingkan dengan Luar Negeri |
|
|---|
| Sarwendah Sampai Turun Berat Badan Karena Stres Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Masih Urus Ibu |
|
|---|
| Buntut Pertamax Jadi 16.250, Pedagang di Denpasar Bali Ngeluh Harga Bawang Naik & Kurangi Stok Sayur |
|
|---|
| Ketua Tim BPK Sumsel Bantah Terima Uang Terkait Dugaan Korupsi Muara Enim 'Pimpinan Saya Berjenjang' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/PENDAKI-MONGKRANG-HILANG-Pendaki-Yasid-Ahmad-Firdaus-hilang-di-Bukit-Mongkrang-1812026.jpg)