Kronologi Jenal Mutaqin Tegur Pengemudi Parkir Sembarangan & Minta Maaf, Pemilik Mobil Ogah Bertemu
Kronologi Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menegur pengemudi parkir sembarangan dan berakhir minta maaf, pemilik mobil ngaku ogah bertemu
Editor: Nafis Abdulhakim
Ringkasan Berita:
- Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menegur seorang pengemudi yang parkir sembarangan.
- Teguran tersebut kemudian menjadi sorotan publik.
- Jenal Mutaqin akhirnya meminta maaf, sementara pemilik mobil mengaku enggan bertemu.
TRIBUNTRENDS.COM - Aksi Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin saat menegur seorang pengemudi yang parkir sembarangan di Jalan Dr Sumeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, mendadak menjadi sorotan publik.
Peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu itu ramai diperbincangkan setelah video dan ceritanya beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman yang viral, cara Jenal menegur pengemudi dinilai sebagian warganet terlalu keras dan kurang mencerminkan pendekatan persuasif yang seharusnya ditunjukkan seorang pejabat publik.
Reaksi pun bermunculan, mulai dari dukungan atas ketegasannya hingga kritik terhadap gaya komunikasi yang dianggap berlebihan.
Menanggapi polemik tersebut, Jenal Mutaqin akhirnya angkat bicara.
Baca juga: Tegur Pengemudi Parkir Sembarangan, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin Minta Maaf: Cara Saya Salah
Ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan mengakui bahwa cara dirinya menegur pengemudi memang kurang tepat.
Menurut Jenal, pemilik mobil merasa tidak terima karena ditegur dengan nada yang dinilai seperti preman.
Situasi semakin rumit setelah pelat nomor kendaraan pemilik mobil tersebut ikut diviralkan, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.
Menyadari dampak dari kejadian itu, Jenal menyatakan kesiapannya untuk meminta maaf secara langsung apabila suatu saat kembali bertemu dengan pengemudi yang bersangkutan.
“Yang bersangkutan tidak terima dan bilang, ‘yang sopan dong pak, jangan teriak-teriak’. Saya sampaikan lihat ke belakang, macet dan semua punya hak. Mungkin memang cara saya yang salah dan kalau diberi kesempatan bertemu lagi, saya mau minta maaf,” ujar Jenal, dikutip dari Kompas.com, Senin (9/2/2026).
Jenal menegaskan bahwa niatnya sejak awal semata-mata untuk mengingatkan agar tidak parkir sembarangan, karena tindakan tersebut dapat mengganggu kelancaran lalu lintas dan merugikan pengguna jalan lainnya.
Namun demikian, ia juga menyadari bahwa penegakan aturan harus dibarengi dengan cara penyampaian yang lebih bijak dan santun.
Peristiwa ini pun menjadi refleksi bersama, khususnya bagi pejabat publik, bahwa ketegasan dalam menegakkan aturan tetap perlu diiringi dengan etika komunikasi yang baik.
Dengan begitu, tujuan penertiban dapat tercapai tanpa memicu polemik dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Kronologi
Menurut Jenal , saat itu dirinya terjebak kemacetan dari Jalan Loji menuju arah RSUD Kota Bogor.
Sumber: TribunTrends.com
| Penyebab Bro Ron Dipukul Terungkap, Pelaku Ngaku Emosi karena Dicaci hingga Dipukul Duluan |
|
|---|
| Alasan Polda Sumut Tetap Pecat Kompol DK Meski Tes Urine Negatif: Bukan Hanya Soal Vape Narkoba |
|
|---|
| Kompol Dedi Dipecat Gegara Viral Isap Vape Narkoba dan Peluk Wanita, Kini Nekat Ajukan Banding |
|
|---|
| Kiai Ashari Tersangka Pencabulan di Pati Melarikan Diri, Polisi Lacak Lokasi Persembunyiannya |
|
|---|
| Peserta Seleksi Kopdes Merah Putih Bongkar Borok Website Ujian: Jawaban Benar Tetiba Diganti Sistem |
|
|---|