Breaking News:

Berita Viral

Fantastis! Pendapatan Pandji dari Special Show Mens Rea, Belum Ada Komika Lain yang Mampu Samai

Pandji Pragiwaksono bocorkan mengenai pendapatannya dari special show Mens Rea. Ia merasa belum ada komika lain yang mampu samai.

Tayang:
Youtube Juan & Eve
SPECIAL SHOW - Pandji Pragiwaksono bocorkan pendapatannya dari special show Mens Rea. Ia menyebut belum ada komika lain yang mampu samai pendapatannya dari Mens Rea. 

Dedi kemudian memberi tahu bahwasanya seorang artis juga bisa kompeten dalam pemerintahan.

Pria yang akrab disapa Kang Dedi itu kemudian memberi contoh Dede Yusuf.

"Tapi walaupun dia artis, saya ngaku jujur, Pak Dede Yusuf punya kemampuan pemahaman pembangunan yang relatif sangat baik.

Dan sekarang dua kali menjadi pimpinan komisi di DPR RI juga kerangka berpikir pembangunannya keren.

Nah untuk itu banyak yang artis juga punya kemampuan.

Sedangkan saya sendiri, yang dianggap gubernur YouTuber, saya enggak boleh muji diri saya baik apa enggak saya memimpin," lanjutnya.

Baca juga: Young Syefura Othman, Anggota Parlemen Malaysia yang Digoda Dedi Mulyadi, Status Pernikahan Disorot

STAND UP PANDJI - Stand up show Mens Rea milik Pandji Pragiwaksono tayang di Netflix. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bereaksi saat namanya disebut dalam materi Pandji Pragiwaksono.
STAND UP PANDJI - Stand up show Mens Rea milik Pandji Pragiwaksono tayang di Netflix. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bereaksi saat namanya disebut dalam materi Pandji Pragiwaksono. (Instagram)

Dedi memberi saran kepada Pandji agar berkunjung ke Jawa Barat.

Ia mempersilakan Pandji melihat langsung di lapangan mengenai hasil kinerjanya.

"Gini aja, Kang Pandji datang ke Jabar, keliling. Lewatin tuh jalan-jalan provinsi, kemudian keliling ke seluruh Provinsi Jawa Barat.

Saya ngebangunnya bener apa enggak? Apakah saya ini hanya gubernur konten atau gubernur kenyataan, kita sama-sama lihat bagaimana hasil di lapangan," jelas Dedi.

Di akhir pernyataannya, Dedi mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara demokrasi.

Alhasil koreksi maupun kritik tentu diperlukan, termasuk yang dikemas dalam komedi.

"Terus berkarya melakukan otokritik yang terbuka, karena ini negara demokrasi, setiap orang berhak menyampaikan pernyataan pikiran dan gagasan, termasuk koreksi secara terbuka, apalagi dikemas dalam koreksi-koreksi yang jenaka," pungkasnya.

(TribunTrends.com/Febriana)

Halaman 3/3
Tags:
Pandji PragiwaksonoMens Rea
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved