Breaking News:

Berita Viral

Nasib Pilu Guru Nur Aini, Berharap Keadilan Soal Jarak Mengajar, Berujung Kehilangan Status ASN

Kisah pilu Nur Aini, guru yang mengeluh di TikTok mengenai jarak tempuh mengajarnya, kini malah kehilangan statusnya sebagai ASN.

Tayang:
Editor: Sinta Darmastri
Kolase Kompas.com/MOH.ANAS dan TikTok @caksholeh77
NUR AINI - Kisah pilu Nur Aini, guru yang mengeluh di TikTok mengenai jarak tempuh mengajarnya, kini malah kehilangan statusnya sebagai ASN. 

Ringkasan Berita:
  • Dalam sebuah sesi podcast di akun TikTok milik Cak Sholeh, guru di SDN II Mororejo, Kecamatan Tosari ini menuangkan keluh kesahnya
  • Ia bercerita tentang perjuangan fisik yang luar biasa demi menjalankan tugas mengajar
  • Berdiam di Bangil, Aini harus menempuh jarak sekitar 57 kilometer hanya untuk mencapai sekolahnya, jika dikalkulasi, setiap harinya ia menghabiskan energi di jalan sejauh 114 kilometer pulang-pergi

 

TRIBUNTRENDS.COM - Media sosial bak pisau bermata dua. 

Bagi Nur Aini, seorang guru asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, niat hati mencari simpati lewat jagat maya justru berbuah pahit. 

Alih-alih mendapatkan mutasi kerja yang lebih dekat, ia kini harus menerima kenyataan didepak dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kisah ini bermula saat sosok Nur Aini mendadak viral. 

Dalam sebuah sesi podcast di akun TikTok milik Cak Sholeh, guru di SDN II Mororejo, Kecamatan Tosari ini menuangkan keluh kesahnya. 

Ia bercerita tentang perjuangan fisik yang luar biasa demi menjalankan tugas mengajar.

Berdiam di Bangil, Aini harus menempuh jarak sekitar 57 kilometer hanya untuk mencapai sekolahnya. Jika dikalkulasi, setiap harinya ia menghabiskan energi di jalan sejauh 114 kilometer pulang-pergi.

“Kalau berangkat jam setengah 6 pagi, nyampe setengah 8 lebih,” tutur Aini dalam rekaman yang diunggah Jumat (14/11/2025) tersebut.

Baca juga: Bukan Sekadar Pelanggaran, 2 ASN Bogor Dipecat Usai Ketahuan Kumpul Kebo, Digerebek Anak Sendiri

Bukan Sekadar Jarak, Ada "Luka" Internal yang Diungkap

Perjalanan jauh bukanlah satu-satunya beban yang ia pikul. Dalam video tersebut, Aini secara terbuka membeberkan keretakan internal di sekolahnya. 

Mulai dari dugaan manipulasi absensi hingga pemotongan gaji koperasi yang diklaimnya tanpa persetujuan.

Harapan Aini sederhana: ia ingin pindah ke sekolah yang lebih dekat dengan rumah demi menjaga kesehatannya yang mulai menurun.

"Akibat jauh itu, kini mulai berdampak pada kesehatan saya. Karena saat ini saya sedang menjalani perawatan," tuturnya.

Baca juga: Bupati Rudy Susmanto Ambil Tindakan Tegas atas Skandal Perselingkuhan ASN Disdik, Sudarno dan Sani

Respons Pemerintah: Etika Medsos vs Kedisiplinan

Namun, curhatan terbuka itu justru memicu gelombang panas di jajaran birokrasi Pemkab Pasuruan. Pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) segera memanggilnya. 

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menyayangkan cara Aini yang memilih jalur viral ketimbang prosedur birokrasi yang ada.

Halaman 1/2
Tags:
ASNguruNur Aini
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved