Breaking News:

Berita Viral

Hukum Murid Terlambat dengan Menari, Guru di Tiongkok Ini Bikin Kelas Viral

Pendekatan Kreatif Ini Mengubah Hukuman Menjadi Momen Belajar yang Menyenangkan

Tayang:
Douyin
Seorang guru di Tiongkok mengubah sekelompok siswa yang terlambat masuk sekolah menjadi "grup musik anak nakal" dan menyuruh mereka menari di podium dengan iringan musik jadul sebagai hukuman. 

Pendekatan Kreatif Ini Mengubah Hukuman Menjadi Momen Belajar yang Menyenangkan

TRIBUNTRENDS.COM - Seorang guru di Tiongkok timur telah mengubah murid-muridnya yang terlambat menjadi sensasi daring setelah mengubah hukuman mereka menjadi pertunjukan tari yang viral.

Ketika beberapa anak laki-laki berusia 15 tahun dari Dezhou, provinsi Shandong, datang terlambat ke kelas, guru mereka, yang bernama Feng, muncul dengan ide yang kreatif dan ringan.

Alih-alih teguran biasa, dia menyuruh anak-anak laki-laki itu berdiri di atas podium dan menggoyangkan tubuh mereka mengikuti lagu hit tahun 2009, Mistake.

Bagi banyak pendengar muda, melodi yang menarik dan lirik yang tulus namun agak ketinggalan zaman membangkitkan nostalgia.

Para siswa yang terlambat bersiap untuk tampil di podium sementara teman-teman sekelas mereka menyaksikan.
Para siswa yang terlambat bersiap untuk tampil di podium sementara teman-teman sekelas mereka menyaksikan. (Douyin)

Ketika anak-anak laki-laki itu membuat gerakan berbentuk hati, teman-teman sekelas mereka langsung tertawa terbahak-bahak.

Baca juga: Aksi Heroik Remaja 14 Tahun Selamatkan Anak-Anak Saat Penembakan Hanukkah Di Pantai Bondi

Feng mengatakan kepada media daratan Tiongkok bahwa keterlambatan adalah masalah kecil dan hukuman yang keras dapat membuat anak-anak takut melakukan kesalahan.

“Musik dan interaksi dapat mengurangi rasa malu mereka. Sebuah pengingat lembut selalu lebih baik daripada kritik,” katanya.

Feng menambahkan bahwa anak-anak laki-laki itu kooperatif dan terlihat menggemaskan saat menari.

Video tersebut menjadi viral di media sosial daratan Tiongkok, menarik lebih dari satu juta suka.

Salah satu netizen berkomentar: “Hukuman yang manusiawi ini lebih efektif daripada membuat mereka berdiri berjam-jam. Dengan guru yang penyayang, siswa akan bahagia dan gembira.”

Beberapa gerakan yang dilakukan
Beberapa gerakan yang dilakukan "boy band" itu saat bernyanyi membuat teman-teman sekelas mereka tertawa terbahak-bahak. (Douyin)

Yang lain menyarankan agar mereka membentuk boy band para penjahat, sambil bercanda: "Saya khawatir mereka akan kecanduan menari."

Banyak juga yang memuji para anak laki-laki itu karena terlihat seperti bintang.

Ibu dari salah satu anak laki-laki itu berkata: “Anak saya bercerita tentang ini, dan saya serta suami tertawa terbahak-bahak. Terima kasih, Guru Feng, atas hukuman yang menyenangkan ini. Besok, saya akan membangunkannya satu jam lebih awal agar tidak terlambat.”

Pada tanggal 17 Desember 2025, Feng mengunggah video baru yang menampilkan para anggota grup menari lagi, kali ini dengan gerakan yang lebih kompleks.

Dia memberi keterangan pada unggahan tersebut: “Boy band para pelaku kesalahan resmi hadir. Apa yang awalnya merupakan hukuman kini telah menjadi 'hadiah' yang menyenangkan bagi mereka.”

Halaman 1/2
Tags:
Kreatifhukumanguru bijakguruTiongkok
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved