Berita Viral
Kabar Terbaru Kasus Anak Maman Suherman Dibunuh di Rumah Mewah, Chat WA dan Tes DNA Perlu Diperiksa
Kabar terbaru penyelidikan tewasnya anak politisi Maman Suherman, polisi alami kendala karena cctv mati
Penulis: Galuh Palupi Swastyastu
Editor: Galuh Palupi
"Sekuriti kompleks yang mungkin ada 2 blok dari situ (rumah korban)," kata dia.
Baca juga: Maman Suherman Menanti Keadilan, Polisi Tegaskan CCTV Mati Bukan Penghalang: Kami Tak Akan Menyerah
Polisi juga telah memperluas pemeriksaan untuk mengungkap pelaku pembunuhan sadis terhadap bocah kelas 4 SD tersebut.
Ada 10 saksi tambahan yang telah dimintai keterangan sehingga total 18 saksi.
Pemeriksaan terhadap kolega, rekan, hingga karyawan orangtua korban juga dimintai keterangan, mengingat Maman Suherman diketahui berprofesi sebagai pengusaha selain politisi.
Tanggapan Susno Duadji
Sementara itu, mantan Kabareskrim Polri Komjen Purnawirawan Susno Duadji memberikan penilaian.
Menurutnya, ada banyak hal yang bisa diselidiki polisi selain cctv.
Satu yang paling penting adalah alat bukti saintifik berupa sidik jari di lokasi kejadian.
"Apa saja yang bisa diungkap dari perkara ini? Alat bukti saintifik yang kita telusuri dulu, karena alat bukti saintifik itu sangat penting, sebab alat bukti saintifik tidak bisa berbohong. Kita harus cari sidik jari," paparnya, Minggu (21/12/2025), dikutip dari YouTube Kompas TV.
"Sidik jari di pintu, sidik jari di meja, sidik jari di alat yang digunakan, kalau memang masih ditemukan misalnya ada pisau, ada sarung tangan atau ada benda tajam atau benda tumpul yang digunakan untuk melakukan kejahatan itu."
"Kalau tidak ada demikian, bisa juga ditemukan selain di pintu juga di meja, di tempat-tempat sekitar situ yang itu adalah peninggalan dari korban, sidik jari," sambungnya.
Polisi menurutnya juga pernah memeriksa HP dari saksi hingga korban.
Baca juga: 4 Cara Versi Susno Duadji Ungkap Pembunuh Anak Politisi PKS Maman Suherman, Cek WA Saksi dan Korban
"Alat bukti berupa komunikasi digital di HP, baik di HP orang tuanya, di HP kakaknya, di HP anak itu sendiri, kalau ada HP, di HP pembantu dan di HP siapapun yang jadi saksi, yang dianggap bisa mengungkap perkara ini," katanya.
"Di HP itu akan terlihat ada pembicaraan lewat WhatsApp, adakah pembicaraan lewat SMS, adakah pembicaraan lewat telepon dan lain-lain. Itu akan memberikan petunjuk," imbuh Susno.
Jika sidik jari dan penelusuran melalui alat komunikasi tadi tidak juga ditemukan petunjuk, Susno mengatakan polisi masih bisa melakukan penyelidikan melalui tes DNA untuk mengidentifikasi pelaku kejahatan.
"Satu lagi alat bukti yang juga tidak bisa dibantah adalah DNA, karena DNA ini bagi siapa yang pernah memasuki sekitar situ dan siapa yang pernah meninggalkan jejak, baik berupa hal yang sangat kecil pun itu bisa diungkap lewat DNA. Ini alat bukti yang bersifat saintifik yang tidak bisa terbantahkan," tegasnya.
Selain tiga cara itu, Susno menambahkan lagi, yakni bisa dengan keterangan para saksi-saksi hingga ahli.
"Alat bukti lain yang diatur oleh hukum acara pidana kita adalah keterangan saksi, keterangan ahli. Di mana didapat keterangan ahli? Keterangan ahli didapat dari Post Mortem. Baik Post Mortem luar maupun untuk autopsi," jelasnya. (TribunTrends/GPS)
Sumber: TribunTrends.com
| Viral ART di Bogor Dianiaya Teman Hingga Tewas Karena Charger Majikan Hilang, Majikan di Luar Kota |
|
|---|
| Anies Baswedan Bongkar Rekam Jejak Dino Patti Djalalal, Puji Kebijakan Dino Saat Jabat Duta Besar AS |
|
|---|
| Isi Kritikan Dino Patti Djalal, Seskab Teddy Sebut Jumlah Rombongan Prabowo ke LN Hanya 50 Orang |
|
|---|
| Dino Patti Djalal Kini Banjir Dukungan Usai Disinggung Seskab Teddy, Anies Baswedan Buka Suara |
|
|---|
| Ruben Sebut Sarwendah Balas Chat Berhari-hari, Singgung Kedekatan Anak-anak dengan Giorgio Antonio |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Kolase-potret-rumah-mewah-Maman-Suherman-dan-sang-putra-yang-jadi-korban-pembunuhan.jpg)