Breaking News:

Berita Viral

Kabar Terbaru Kasus Anak Maman Suherman Dibunuh di Rumah Mewah, Chat WA dan Tes DNA Perlu Diperiksa

Kabar terbaru penyelidikan tewasnya anak politisi Maman Suherman, polisi alami kendala karena cctv mati

Tayang:
Youtube/Tribunnews
ANAK MAMAN SUHERMAN - Kolase potret rumah mewah Maman Suherman dan sang putra yang jadi korban pembunuhan 

"Sekuriti kompleks yang mungkin ada 2 blok dari situ (rumah korban)," kata dia.

Baca juga: Maman Suherman Menanti Keadilan, Polisi Tegaskan CCTV Mati Bukan Penghalang: Kami Tak Akan Menyerah

Polisi juga telah memperluas pemeriksaan untuk mengungkap pelaku pembunuhan sadis terhadap bocah kelas 4 SD tersebut.

Ada 10 saksi tambahan yang telah dimintai keterangan sehingga total 18 saksi.

Pemeriksaan terhadap kolega, rekan, hingga karyawan orangtua korban juga dimintai keterangan, mengingat Maman Suherman diketahui berprofesi sebagai pengusaha selain politisi.

Tanggapan Susno Duadji

ANAK POLITISI DIBUNUH - Susno Duadji menekankan pentingnya penyelidikan menyeluruh terhadap lingkungan dan orang-orang terdekat korban usai satpam dan ART dicurigai jadi pembunuh anak Maman Suherman.
ANAK POLITISI DIBUNUH - Susno Duadji menekankan pentingnya penyelidikan menyeluruh terhadap lingkungan dan orang-orang terdekat korban usai satpam dan ART dicurigai jadi pembunuh anak Maman Suherman. (Kolase TribunTrends/Istimewa)

Sementara itu, mantan Kabareskrim Polri Komjen Purnawirawan Susno Duadji memberikan penilaian.

Menurutnya, ada banyak hal yang bisa diselidiki polisi selain cctv.

Satu yang paling penting adalah alat bukti saintifik berupa sidik jari di lokasi kejadian.

"Apa saja yang bisa diungkap dari perkara ini? Alat bukti saintifik yang kita telusuri dulu, karena alat bukti saintifik itu sangat penting, sebab alat bukti saintifik tidak bisa berbohong. Kita harus cari sidik jari," paparnya, Minggu (21/12/2025), dikutip dari YouTube Kompas TV.

"Sidik jari di pintu, sidik jari di meja, sidik jari di alat yang digunakan, kalau memang masih ditemukan misalnya ada pisau, ada sarung tangan atau ada benda tajam atau benda tumpul yang digunakan untuk melakukan kejahatan itu."

"Kalau tidak ada demikian, bisa juga ditemukan selain di pintu juga di meja, di tempat-tempat sekitar situ yang itu adalah peninggalan dari korban, sidik jari," sambungnya.

Polisi menurutnya juga pernah memeriksa HP dari saksi hingga korban.

Baca juga: 4 Cara Versi Susno Duadji Ungkap Pembunuh Anak Politisi PKS Maman Suherman, Cek WA Saksi dan Korban

"Alat bukti berupa komunikasi digital di HP, baik di HP orang tuanya, di HP kakaknya, di HP anak itu sendiri, kalau ada HP, di HP pembantu dan di HP siapapun yang jadi saksi, yang dianggap bisa mengungkap perkara ini," katanya.

PEMBUNUHAN ANAK KADER PKS - Kasus pembunuhan terhadap bocah 9 tahun anak politisi PKS di Cilegon disebut ada kejanggalan, diduga perampokan tapi tak ada barang hilang.
PEMBUNUHAN ANAK KADER PKS - Kasus pembunuhan terhadap bocah 9 tahun anak politisi PKS di Cilegon disebut ada kejanggalan, diduga perampokan tapi tak ada barang hilang. (TribunBanten.com/Ahmad Haris)

"Di HP itu akan terlihat ada pembicaraan lewat WhatsApp, adakah pembicaraan lewat SMS, adakah pembicaraan lewat telepon dan lain-lain. Itu akan memberikan petunjuk," imbuh Susno.

Jika sidik jari dan penelusuran melalui alat komunikasi tadi tidak juga ditemukan petunjuk, Susno mengatakan polisi masih bisa melakukan penyelidikan melalui tes DNA untuk mengidentifikasi pelaku kejahatan.

"Satu lagi alat bukti yang juga tidak bisa dibantah adalah DNA, karena DNA ini bagi siapa yang pernah memasuki sekitar situ dan siapa yang pernah meninggalkan jejak, baik berupa hal yang sangat kecil pun itu bisa diungkap lewat DNA. Ini alat bukti yang bersifat saintifik yang tidak bisa terbantahkan," tegasnya.

Selain tiga cara itu, Susno menambahkan lagi, yakni bisa dengan keterangan para saksi-saksi hingga ahli.

"Alat bukti lain yang diatur oleh hukum acara pidana kita adalah keterangan saksi, keterangan ahli. Di mana didapat keterangan ahli? Keterangan ahli didapat dari Post Mortem. Baik Post Mortem luar maupun untuk autopsi," jelasnya. (TribunTrends/GPS)

Halaman 2/2
Tags:
Maman SuhermanCilegonPKS
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved