Berita Viral
Isak Tangis Kasir Swalayan yang Diludahi Dosen UIM Amal Said, Ngaku Diancam dan Dipaksa Minta Maaf
Kasir swalayan berinisial N (21) laporkan dosen UIM bernama Amal Said karena telah diludahi, dosen tak terima ditegur karena melanggar aturan antrean
Penulis: joisetiawan
Editor: jonisetiawan
Ringkasan Berita:
- Kasir swalayan berinisial Ni (21) diludahi dosen UIM bernama Amal Said setelah menegur secara sopan karena melanggar aturan antrean
- Ludah pelaku mengenai wajah, jilbab dan pakaian korban, membuat Ni syok dan trauma
- Korban resmi melapor ke Polsek Tamalanrea. Polisi telah memulai penyelidikan dengan memanggil saksi
TRIBUNTRENDS.COM - Sebuah peristiwa memilukan terjadi di sebuah toko swalayan di Kota Makassar. Seorang kasir perempuan berusia 21 tahun berinisial Ni harus menelan pengalaman pahit saat menjalankan tugasnya.
Bukan karena kesalahan kerja, melainkan karena keberaniannya menegakkan aturan antrean.
Alih-alih mendapat pengertian, Ni justru menerima perlakuan yang merendahkan martabatnya sebagai manusia.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (24/12/2025) sekitar pukul 11.30 Wita, terekam kamera pengawas dan kemudian viral di media sosial.
Dalam rekaman itu terlihat jelas bagaimana seorang pria meludahi Ni tepat di depan umum, disaksikan pelanggan lain dan rekan kerja korban yang hanya terdiam, tak mampu berbuat apa-apa.
Baca juga: Tampang Amal Said, Dosen UIM Ludahi Kasir Wanita, Diduga Tak Terima Ditegur: Fakultas Pertanian
Awal Mula Insiden: Saat Aturan Antrean Dilanggar
Ni menuturkan, kejadian bermula ketika dirinya sedang melayani transaksi seorang pelanggan di meja kasir, pelanggan tersebut diketahui dosen Universitas Islam Makassar (UIM) bernama Amal Said.
Di tengah suasana toko yang cukup ramai, ia melihat seorang pria tampak mondar-mandir dengan gelagat tidak sabar di sekitar antrean.
Tanpa menunggu giliran, Amal Said tiba-tiba maju ke depan kasir, meski masih ada dua pelanggan lain yang mengantre di belakang.
Padahal, sistem antrean di toko itu jelas pelanggan dipanggil satu per satu setelah transaksi sebelumnya selesai.
Teguran Sopan yang Memicu Amarah
Merasa perlu meluruskan situasi, Ni pun menegur pelanggan tersebut dengan cara yang santun. Ia memastikan tidak menggunakan nada tinggi atau kata-kata kasar.
“Saya tegur baik-baik, saya bilang, ‘Maaf, Pak, ada antrean dari belakang. Antre dari belakang ki dulu,’” ujar Ni kepada awak media, dikutip TribunTrends, Sabtu, (27/12/2025).
Namun, teguran yang disampaikan dengan penuh kesopanan itu justru memantik kemarahan.
Pria tersebut bereaksi agresif dengan melempar keranjang belanjaannya dan memaksa agar barangnya segera diproses di kasir.
“Dia bilang, ‘Transaksikan saja anuku.’ Saya diam saja, bilang ya sudah,” kata Ni.
Emosi Meledak, Kata Kasar Meluncur
Sumber: TribunTrends.com
| Silmy Karim Disebut Sempat Berkomunikasi Langsung dengan Penyidik KPK, Bantah Dirinya Sulit Dicari |
|
|---|
| Heboh Isu Purbaya Dicopot dari Jabatan Menkeu, Yudo Sadewa Bereaksi, 'Gak Bisa Kebagian Jatah Ya?' |
|
|---|
| Sony Sonjaya Akan Ungkap Tokoh-tokoh Besar yang Diduga Berperan di Kasus Korupsi MBG, Sebut Ditekan |
|
|---|
| Bahlil Lahadalia Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Akhir Tahun, Arahan Langsung Presiden |
|
|---|
| Babak Baru Program MBG di Bawah Nanik S. Deyang, Fokus Daerah 3T & Pelibatan Kantin Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Kasir-swalayan-berinisial-N-21-resmi-laporkan-dosen-UIM-bernama-Amal-Said-ke-polisi.jpg)