Breaking News:

Berita Viral

Polemik Tahta! Fadli Zon Mandat Tedjowulan Jadi Jembatan Dialog Keluarga Keraton Solo

Fadli Zon menengahi polemik di Keraton Solo, tunjuk Tedjowulan untuk kembali berperan sebagai kunci pemersatu keluarga Maha Menteri Panembahan.

Tayang:
Editor: Sinta Darmastri
Kolase Instagram @fadlizon/Pemkot Solo
KONFLIK KERATON SOLO - Fadli Zon menengahi polemik di Keraton Solo, tunjuk Tedjowulan untuk kembali berperan sebagai kunci pemersatu keluarga Maha Menteri Panembahan. 

Ringkasan Berita:
  • Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, secara resmi menegaskan kembali peran strategis Maha Menteri Panembahan Agung Tedjowulan sebagai kunci pemersatu keluarga
  • Di tengah dualitas yang masih menyelimuti siapa pewaris sah tahta, pemerintah menaruh harapan besar pada mekanisme musyawarah
  • Fadli Zon menekankan bahwa peran Tedjowulan bukan tanpa dasar, melainkan berpijak pada legitimasi hukum yang ada

 

TRIBUNTRENDS.COM - Suasana di depan Panggung Songgo Buwono pada Selasa (16/12/2025) menjadi saksi ketegasan pemerintah dalam menyikapi kemelut suksesi di Keraton Kasunanan Surakarta. 

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, secara resmi menegaskan kembali peran strategis Maha Menteri Panembahan Agung Tedjowulan sebagai kunci pemersatu keluarga.

Di tengah dualitas yang masih menyelimuti siapa pewaris sah tahta, pemerintah menaruh harapan besar pada mekanisme musyawarah. 

Fadli Zon menekankan bahwa peran Tedjowulan bukan tanpa dasar, melainkan berpijak pada legitimasi hukum yang ada.

“Seperti surat terdahulu, kita memberikan kewenangan sesuai SK Mendagri kepada Maha Menteri Panembahan Agung Tedjowulan untuk memfasilitasi rembug keluarga,” ungkap Fadli Zon dengan lugas di sela-sela peresmian Revitalisasi Panggung Songgo Buwono.

Belajar dari Luka Masa Lalu

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. 

Fadli Zon secara terang-terangan berharap agar drama suksesi yang sempat terjadi saat peralihan dari era Pakubuwono (PB) XII ke PB XIII tidak terulang. 

Baginya, keutuhan keluarga besar keraton adalah harga mati demi kelestarian warisan budaya bangsa.

“Kita berharap setelah surudnya PB XIII, kondisi keraton bisa membuat keluarga bermusyawarah untuk mufakat. Tentu kita mengacu pada aturan yang ada. Kita tidak berharap ada kejadian seperti di masa lalu. Terkait pengelolaan cagar budaya, negara ikut hadir di sini karena kita juga memiliki kewajiban,” jelasnya lebih lanjut.

Baca juga: Wajah Baru Panggung Songgo Buwono di Keraton Solo, Fadli Zon Sayangkan PB XIV Purboyo Tidak Hadir

Absennya Kubu PB XIV Jadi Catatan Serius

Upaya mediasi sebenarnya telah dilakukan jauh-jauh hari. 

Pemerintah sempat mengundang kedua belah pihak untuk duduk bersama di Resto Plataran Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (13/12/2025). 

Namun, pertemuan tersebut menyisakan kekosongan kursi dari pihak Pakubuwono XIV Purboyo.

Fadli Zon tidak menyembunyikan kekecewaannya atas absennya pihak tersebut dalam momentum krusial ini. 

Terlebih lagi, pihak PB XIV juga tampak tidak hadir dalam acara peresmian museum dan panggung bersejarah di Solo.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Tags:
TedjowulanFadli ZonKeraton SoloPB XIV PurboyoKGPH Hangabehi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved