Breaking News:

Berita Viral

Kisah Haru Wa Muna, Bansos yang 'Dirampas' Kelurahan Kini Dapat Bantuan Beras dari Menteri Pertanian

Nasib kurang baik menimpa Wa Muna, saat mendapatkan bansos malah ditarik lagi sama lurahnya, kini mendapat beras 250kg dari Menteri Pertanian.

Tayang:
Editor: Sinta Darmastri
Istimewa dan Kompas.com
BANSOS - Nasib kurang baik menimpa Wa Muna, saat mendapatkan bansos malah ditarik lagi sama lurahnya, kini mendapat beras 250kg dari Menteri Pertanian. 

Ringkasan Berita:
  • Wa Muna menerima bantuan sosial (bansos) yang sudah berada di tangannya mendadak ditarik kembali oleh pihak kelurahan
  • Lurah Baadia, La Ode Baharuddin, akhirnya angkat bicara, Ia mengakui adanya kekeliruan data akibat kemiripan nama dan menyampaikan permohonan maaf secara resmi
  • Utusan dari Mentan bersama Bulog Kota Baubau menyalurkan bantuan dalam jumlah yang sangat besar, 250 kilogram beras, 12 liter minyak goreng, dan 10 kilogram gula

 

TRIBUNTRENDS.COM - Nasib malang yang menimpa Wa Muna, seorang buruh cuci asal Kelurahan Baadia, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), sempat memicu simpati luas di jagat maya. 

Bagaimana tidak, bantuan sosial (bansos) yang sudah berada di tangannya mendadak ditarik kembali oleh pihak kelurahan. 

Namun, siapa sangka, dibalik rasa kecewa tersebut, sebuah berkah yang jauh lebih besar sedang menantinya.

Viral Karena Ketidakadilan: Bansos Sudah di Rumah, Tapi Ditarik Lagi

Wa Muna adalah sosok wanita tangguh yang menjadi tulang punggung keluarga. Di rumah panggung sederhananya, ia merawat suaminya, Jafar, yang tengah berjuang melawan sakit stroke. 

Selama delapan tahun, ia membanting tulang sebagai buruh cuci di RSUD Kota Baubau demi memastikan dapur tetap mengepul.

Luka hati Wa Muna bermula saat ia pulang bekerja dan mendapati kabar pahit dari suaminya. 

Bansos berupa beras dan empat liter minyak goreng yang susah payah ia antrekan, diambil kembali oleh petugas RT karena alasan data yang tidak sinkron.

"Dia bilang, jangan marah eh, tadi ibu RT dia ambil beras," kenang Wa Muna menirukan ucapan suaminya saat itu, Sabtu (13/12/2025).

Kekecewaan Wa Muna memuncak karena ia merasa dipermalukan. 

Melalui sebuah video yang kemudian viral, ia meluapkan kekesalannya terhadap kelalaian petugas yang tidak teliti memeriksa data sejak awal.

"Kenapa waktu kita ambil da tidak periksa dulu, da baca baik-baik namanya kan da lihat dulu KTP, NIK-nya kita, baru dia panggil," ungkapnya dengan nada kecewa. 

"Jangan begitu orang dia malu, beras sudah di rumah, untung belum dimasak, kalau sudah dimasak bagaimana? Minyaknya sudah terpakai satu bungkus mo diapa?"

Baca juga: BLT Kesra 2025 Cair: Begini Prosedur Cek dan Daftar via Aplikasi Cek Bansos

Titik Terang: Permintaan Maaf Lurah dan Bantuan dari Mentan

Menanggapi kegaduhan tersebut, Lurah Baadia, La Ode Baharuddin, akhirnya angkat bicara. 

Ia mengakui adanya kekeliruan data akibat kemiripan nama dan menyampaikan permohonan maaf secara resmi.

Halaman 1/2
Tags:
BansosBulogMenteri PertanianWa MunaSulawesi Tenggara
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved